Tampilkan postingan dengan label doa hening. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa hening. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juni 2015

Memberi Perhatian Penuh


Kita harus mengarahkan pikiran kita pada Kerajaan Allah. Ada dua orang filsuf yang sangat mempunyai pengaruh pada masyarakat kita akhir-akhir ini. Satu diantaranya adalah Simone Weil dan yang lainnya Fritz Schumacher. Simone Weil berpikir bahwa apa yang paling penting yang kita dapat terima selama hidup kita adalah apa yang dia sebut perhatian yang tidak mengarah pada diri sendiri. Fritz Schumacher sampai pada kesimpulan yang sama dan ia menyebutnya sebagai perhatian yang tidak mengarah pada diri sendiri, yang dikatakan oleh Simone Weil, sebagai "perhatian", belajar untuk memberi perhatian. Keduanya dipengaruhi oleh tradisi yang kita katakan, tradisi doa kontemplatif, tradisi meditasi yang berasal dari bapa monastik perdana.

Ini adalah pelajaran penting yang kita pelajari dari meditasi: untuk memberi perhatian penuh dan secara total. Kita semua tahu dari bacaan Sabda Bahagia bahwa setiap dari kita tidak hanya harus berubah tetapi juga harus mangalami transformasi. Kita juga mengetahui dari bacaan surat St. Paulus bahwa kita hanya bisa di transformasi dalam Kristus, melalui Kristus dan dengan Kristus. Jika anda ingin mengubah sesuatu dalam hidup anda, anda mempunyai dua pilihan. Anda berusalah untuk berubah, anda dapat berusaha mengubah hidup anda dengan usaha kehendak anda. Saya pikir kebanyakan dari kita menemukan dari pengalaman kita sendiri bahwa kehendak kita lemah dan tidak konstan. Ada jalan lain yaitu jalan keterbukan penuh dari pribadi yang utuh. Itu bukan jalan kehendak atau “intention" tetapi jalan perhatian atau “attention"

( Being On The Way – John Main, OSB )

Rabu, 05 Maret 2014

TERBUKA PADA HADIRAT ILAHI

...Dalam hadirat Allah, kita menjadi diri kita yang sesungguhnya, sebagai mahluk yang diciptakan oleh Allah, mahluk yang ditebus oleh kasih Yesus, mahluk yang menjadi bait Roh Kudus...

Sabtu, 07 Desember 2013

Minggu, 01 Desember 2013

BELAJAR UNTUK MENJADI HENING

Orang yang sudah bermeditasi untuk beberapa waktu, tiga atau empat tahun, seringkali berpikir bahwa sudah tiba saatnya bagi mereka untuk berhenti mengucapkan mantra dan tinggal dalam keheningan. Anda harus memahami, dan paling baik kalau memahaminya sejak awal anda bermeditasi bahwa anda mutlak perlu untuk mengucapkan mantra dari awal sampai akhir meditasi anda. Kita menghadapi banyak macam masalah.

Sabtu, 16 November 2013

KENAKANLAH KASIH



Dalam perjalanan meditasi sewaktu kita mengucapkan mantra dan mengabaikan pikiran-pikiran kita, rencana-rencana kita, gagasan-gagasan kita, kita belajar pentingnya penyangkalan diri, bebas-lepas, kita mengabaikan gambaran diri kita, kita mengabaikan keinginan-keinginan kita, kita mengabaikan ketakutan-ketakutan kita dan kesadaran akan diri kita sendiri. Penyangkalan diri memampukan kita untuk memasuki persatuan dengan Tuhan dan sesama pada tingkatan yang lebih dalam. 

Sabtu, 09 November 2013

MEDITASI SEBUAH DOA IMAN



Bila kita menemukan roh kita, diri kita yang sejati, maka ini merupakan sebuah pengalaman sukacita yang tak terlukiskan, sukacita yang mebebaskan. Agar kita dapat secara berangsur-angsur menanggalkan segala imajinasi yang sudah melekat dengan kita, memerlukan sikap tertentu yang sangat ditekankan dalam ajaran St Paulus yaitu keberanian, iman, komitmen dan ketekunan. Sifat-sifat inilah yang memampukan kita untuk bertahan dengan komitmen harian kita dalam peziarahan rohani, ketekunan untuk bermeditasi dua kali sehari dan 'semangat kemiskinan' yang terjadi karena kita dengan setia mengucapkan mantra kita. Buah-buah roh ini tidak muncul dengan sendirinya tetapi merupakan buah-buah cinta kasih, anugerah dari Roh Kudus yang membawa kita kepada diri-Nya, kepada cinta yang lebih mendalam. Tidak ada jalan menuju kebenaran atau Roh yang bukan jalan cinta. Allah adalah cinta.

Sabtu, 12 Oktober 2013

APA YANG KITA HARAPKAN DARI MEDITASI



Pada awal meditasi kita biasanya berhadapan dengan pertanyaan seperti, "Apa yang saya harapkan dari meditasi?" Apa yang seharusnya kita harapkan akan terjadi? Kalau pendekatan kita seperti ini, maka seperti kita menanyakan hal sama waktu kita bernafas "Apa yang akan terjadi setelah kita bernafas?" Apa yang terjadi ketika anda bernafas adalah anda hidup. Hidup anda terjamin dengan setiap tarikan nafas. Meditasi juga seperti itu. Tidak ada sesuatu yang drastis yang terjadi kecuali roh anda bernafas. Roh anda akan hidup seperti juga badan anda menjadi hidup karena anda bernafas. 

Sabtu, 05 Oktober 2013

MEDITASI ADALAH PEZIARAHAN SEDERHANA



Satu hal yang kita harus mengerti ialah bahwa meditasi, mencari kearifan dan cinta, harus dilakukan dengan cara yang umum dan alamiah. Meditasi harus di bangun dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita harus belajar untuk melihat bahwa seluruh peristiwa hidup kita melalu kaca mata ilahi, sesuai dengan rencana ilahi. Kita harus juga mengerti bahwa panggilan kita untuk memasuki keselarasan ilahi, untuk hidup besama Tuhan. Meditasi bukanlah suatu pertanyaan yang berusaha memasukkan sesuatu yang rohaniah ke dalam kehidupan kita.

Sabtu, 28 September 2013

KEHENINGAN ADALAH JALAN



Saya pikir salah satu pengertian yang dapat menolong kita untuk memahami kemutlakan untuk mengucapkan mantra, kemutlakan dari pengalaman meditasi, adalah konsep panggilan. Doa, kita mungkin dapat menerangkannya sebagai keadaan cinta yang taat. Keadaan dimana kita sepenuhnya berada naungan Tuhan, tidak menginginkan sesuatu, tidak merencanakan sesuatu tetapi hanya menempatkan diri kita didalam kepenuhan karunia kehidupan, kepenuhan karunia-Nya dalam karya penciptaan yang unik dari diri kita.

Sabtu, 21 September 2013

KEMBALI KE PUSAT DIRI


Tujuan meditasi bagi setiap dari kita adalah kita masuk ke pusat diri kita sendiri. Dalam beberapa tradisi, meditasi dikatakan sebagai suatu perziarahan – perziarahan ke dalam pusat diri anda sendiri, ke dalam hati anda sendiri, dan disana anda belajar untuk tetap sadar, hidup dan diam. Pentingnya meditasi ialah untuk menemukan dari pengalaman anda sendiri bahwa hanya ada satu pusat dan tugas bagi kita semua ialah menemukan sumber kita dan arti hidup kita dengan menemukan dan menghidupi pusat tunggal itu.

Rabu, 22 Mei 2013

Tiga Tujuan Awal Meditasi



Ketika kita mulai bermeditasi, kita mempunyai tiga tujuan awal. Yang pertama adalah mengucapkan mantra selama seluruh waktu meditasi. Kita membutuhkan waktu untuk melewati tahap pertama ini dan kita harus sabar selama waktu ini. Meditasi adalah sebuah proses yang alami, sebagaimana proses pertumbuhan fisik kita yang berkembang secara alami dan berbeda-beda untuk setiap orang, begitu juga dengan kehidupan doa kita. Kita tidak dapat memaksakan sesuatu untuk terjadi kecuali mengucapkan mantra kita tanpa tergesa-gesa dan tanpa mempunyai harapan tertentu. 

Jumat, 12 April 2013

Berdoa dengan seluruh jiwa kita


Ketika saya membaca buku Yohanes Kasianus tentang doa, saya segera teringat akan doa yang dianjurkan oleh Yesus ketika Ia menceritakan kepada kita seorang pendosa yang berdiri di belakang Bait Allah dan berdoa dalam kalimat yang singkat: "Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini" (Luk 18: 13). Dia pulang sebagai seorang "yang dibenarkan", kata Yesus kepada kita. "Dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata, doanya akan dikabulkan. Jadi, janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya (Mat 6:7-8)

Selasa, 26 Maret 2013

Selasa Pekan Suci 2013

Holly Week Reflections
Oleh : Laurence Freeman, OSB

Ada banyak orang yang duduk dan bicara. Lebih sedikit yang berjalan dan berbicara. Bahkan lebih sedikit lagi orang yang dapat membuat berjalan menjadi ungkapan penuh dan terbaik dari berbicara. Dengan tindakan mereka mengungkapkan segala yang dimaksudkan oleh kata-kata mereka. Dalam hal ini mereka memperoleh kefasihan murni keheningan.

Jumat, 01 Maret 2013

Memajukan Keadilan Sosial Melalui Latihan Kontemplatif

Daily Lent Reflections - Laurence Freeman, OSB
Jumat Minggu II Prapaskah


Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak murid-murid terdekatnya kesamping dan memperingatkan mereka pada takdir yang akan menimpa diri-Nya dan mereka di Yerusalem. Setelah itu dikisahkan bahwa ibu bersama anak-anaknya yaitu dua orang dari antara murid-muridNya mendekati-Nya, dengan hormat meminta Yesus untuk memberi mereka pekerjaan yang baik di pemerintahannya yang baru setelah Dia berkuasa. Perbedaan pemahaman dan kecerdasan rohaniah ini cukup mencengangkan dan mungkin tidak banyak berubah selama dua ribu tahun sejak itu. Kita menghilangkan segala sesuatu yang tidak ingin kita dengar dan bila memungkinkan kita memaksakan memasukkan acara kita.

Rabu, 28 November 2012

Mantra Membawa Kita Keheningan


Nasihat praktis dari para guru doa dapat disimpulkan dalam petunjuk sederhana: 'Ucapkan mantra anda', 'Gunakanlah kata-kata sederhana ini'. The Cloud of Unknowing menasihatkan, 'berdoa bukanlah banyak berkata-kata tetapi cukup dengan mengucapkan sebuah kata pendek. Tanamkanlah kata ini ke dalam hati anda sehingga ia selalu ada disana. Dengan kata ini anda akan menekan semua pikiran'. 

Rabu, 21 November 2012

Meditasi sebuah komitmen



Mungkin sangat sulit untuk mengetahui apa yang membuat seseorang ingin bermeditasi. Ini merupakan teka-teki bagi saya selama bertahun-tahun. Kelihatannya ada banyak alasan mengapa orang mulai bermeditasi. Tetapi saya rasa hanya ada satu alasan yang membuat orang terus bermeditasi. Saya pikir kita dapat menyebutnya sebagai komitmen yang tumbuh terhadap kenyataan. 


Rabu, 14 November 2012

Masuk Kedalam Keheningan


Meditasi adalah jalan menuju ke pusat diri anda, menuju diri anda yang terdalam dan tinggal disana – diam, hening, penuh perhatian. Meditasi pada dasarnya berarti belajar untuk menjadi sungguh sadar, sungguh hidup dan diam. Cara untuk menjadi sungguh sadar ialah menjadi hening dan diam. Ini merupakan tantangan bagi orang-orang zaman sekarang, karena kebanyakan dari kita tidak mempunyai banyak pengalaman untuk masuk dalam keheningan dan keheningan dapat menjadi sesuatu yang menakutkan. Anda harus membiasakan diri untuk menjadi hening. Inilah sebabnya mengapa meditasi menjadi jalan untuk belajar untuk mengucapkan satu kata dalam batin anda.

Rabu, 17 Oktober 2012

Ketekunan: Pintu menuju Hidup yang Berbuah



Fr. Siriakus Maria Ndolu, OCarm

 "Yang menabur dengan bercucuran air mata, 
akan menuai dengan bersorak-sorai,
Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya;
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panennya"
(Mzm 126:5-6)

Dalam perjalanan rohani, ketekunan merupakan sikap mental-sikap batin atau keutamaan yang hakiki. Ketekunan memampukan orang untuk terus berada dalam perjalanannya bahkan ketika ia memasuki padang gurun. Nasihat para pertapa kuno : "bertahan, jangan lari" merupakan nasihat untuk tetap bertekun.

Senin, 10 September 2012

Mantra Memurnikan Kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm

Meditasi Kristiani adalah doa sederhana yang mau membawa kita kepada kesadaran akan hadirat Allah sebagaimana dengan bagus dilukiskan dalam seruan Elia ini : "Tuhan hidup, di Hadirat-Nya aku berdiri" (I Raj 17:1). Hidup dalam kehadiran Allah merupakan tujuan yang mau dicapai oleh orang yang berdoa dan bermeditasi. Tujuan ini digambarkan oleh Pater John Main sebagai "mendengarkan gema kata doa yang memenuhi seluruh lubuk terdalam batin" memang, bagi Pater John Main, seni mendengarkan Mantra "hadirat Allah" tidak dapat bersanding dengan "Kuasa kegelapan dan dosa" bagaikan air tak mungkin menyatu dengan minyak.


Minggu, 02 September 2012

Meditasi : Mengaitkan kembali kita dengan pusat diri kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm


Meditasi hanyalah suatu cara untuk datang ke pusat diri kita sendiri, dan tetap berada pada pusat diri itu dalam keadaan siaga, hidup dan diam. Masalah besar dalam kehidupan banyak orang adalah biasa hidup dalam suatu level yang luar biasa dangkal.

Dengan bermeditasi, untuk menemukan jalan kita menuju ke kedalaman hati kita sendiri. Ketika bermeditasi kita meninggalkan tingkat dangkal kehidupan kita dibelakang, dan memasuki sesuatu yang mendalam. Melalui meditasi kita meninggalkan hal-hal yang kebetulan lewat, hal-hal yang berlangsung sebentar saja dalam kehidupan dan masuk kedalam kehidupan yang abadi. Tujuan akhir dari semua agama ialah, berhubungan kembali dengan pusat diri kita sendiri.