Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2015

SENIN MINGGU KEEMPAT PRAPASKAH



WCCM Lent Reflections 2015
Monday 4th  Week Lent
Yoh 4: 43-54:
“Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.”

Sepertinya kata-kata yang diucapkan Yesus kepada orang yang datang kepada-Nya dan meminta-Nya untuk datang dan menyelamatkan anaknya yang sekarat terdengar kasar. Yesus kemudian memberitahu orang itu bahwa anaknya akan hidup dan orang itu kembali ke rumah mendapati anaknya sudah sembuh seketika. Sihir atau iman? Inilah pertanyaan yang mengungkapkan dinamika kisah ini dan seluruh Injil.

Rabu, 12 Juni 2013



Ketika kita mulai bermeditasi, biasa kita tertanya-tanya, "Berapa lama Kita perlu diberitahu – seperti yang dikatakan oleh tradisi – bahwa meditasi tidak membutuhkan waktu sama sekali. Hal ini sama dengan mengatakan bahwa meditasi hnya membutuhkan . Inilah mengapa penggunaan waktu yang sesungguhnya adalah kesabaran. Pada saat kesabaran yang murni, keterbukaan yang sederhana, ego yang membuat kita sebagai pusat perhatian berangsur-angsur berkurang dalam ketiadaan yang datang dari dan roh kita, berpusat pada Kristus, mengalir masuk dalam kelimpahan Allah dari awal sampai akhir, dari alfa dan omega. 

Selasa, 30 Agustus 2011

MEDITASI PROSES MENEMUKAN IMAN DASAR


Anda tidak dapat belajar meditasi jika anda tidak membuat meditasi sebagai pola hidup anda, sebagai disiplin yang dilakukan secara teratur. Untuk itu diperlukan pengorbanan untuk menyisihkan waktu setiap pagi dan malam, sungguh-sungguh suatu disiplin. Tetapi ini memang perlu. Disiplin ini perlu karena hadirat Tuhan, di dalam jagat raya, di dalam ciptaan-Nya, di dalam hati anda dan hati saya, begitu penting dan bila kita mengabaikannya akan membawa resiko untuk kita. Jika kita mengabaikannya maka kita tidak dapat memahami diri kita atau alam semesta. Karena begitu penting arti itu, perjalanan ini membutuhkan keseriusan dan disiplin, yang akan membawa kita pada kedamaian dan sukacita yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata.

Sabtu, 20 Agustus 2011

HANYA IMAN YG BEKERJA OLEH KASIH.


Saya pikir sulit bagi kita pada abad 20 ini karena kita tinggal di masyarakat yang materialistis. Masyarakat yang memandang semuanya dari segi kepemilikannya dan walaupun jika kita secara lahiriah tampak lebih mementingkan hal-hal yang rohani, kita dengan mudah menjadi materialistis secara rohani. Sebagai ganti mengumpulkan uang, kita berusaha mengumpulkan karunia atau pengalaman rohani.
Tetapi jalan doa ini adalah jalan untuk bebas lepas dan penyerahan, dan ini merupakan hal yang sulit bagi kita karena kita telah diajarkan untuk mencapai keberhasilan, kita telah diajar pentingnya menjadi pemenang, bukan kekalahan. Tetapi Yesus mengatakan “Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya” (Mat 16:25). Dan mengucapkan mantra adalah tanggapan dari perintah Yesus untuk sepenuhnya berada dalam naungannya, untuk member pada-Nya perhatian kita yang tidak terbagi, untuk member pada-Nya hati kita yang tidak terbagi, untuk berada dalam keadaan yang tidak terbagi, atau dengan kata lain bersatu dengan Dia.