Tampilkan postingan dengan label Mantra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mantra. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Agustus 2020

Jalan Mantra



Bacaan Harian Bersama John Main
1 Agustus 2020

Meditasi adalah tersedianya diri kita pada keabadian. Di dalam kronologi waktu meditasi, sedapat mungkin kita berada sepenuhnya di hadirat Allah. Dari sudut pandang kita, di dalam meditasi, kita berada bersama Dia. Allah beserta kita. Yesus, mengungkapkan kemuliaan Bapa kepada kita di dalam hati kita. Memurnikan hati kita untuk pantulan kemuliaan ini adalah tujuan dari mantra.

Sabtu, 25 November 2017

Bukan suatu keadaan pasif


Meditasi bukanlah sesuatu yang terpisah dari tujuan semua tindakan harian kita. Waktu meditasi kita, kesetiaan kita untuk mengucapkan mantra dari awal sampai akhir, menjadi dasar dari semua tindakan kita karena meditasi menyadarkan kita akan hadirat Allah. Meditasi adalah suatu tindakan yang murni, tindakan dalam arti bahwa tenaga yang digunakan diarahkan dengan suatu maksud tertentu. Tenaga ini akan menyelaraskan semua kekuatan di dalam diri manusia.

Minggu, 12 November 2017

Meditasi dengan mantra


Tiada keragu-raguan akan tuntutan mutlak dari mantra. Pada dasarnya itu merupakan tanda bahwa kita menerima cinta Allah yang membanjiri hati kita melalui Roh Yesus yang bangkit. Kematian bagi kita adalah kesederhanaan dari mantra dan penyangkalan pada pikiran dan bahasa pada waktu kita bermeditasi.

Minggu, 15 Oktober 2017

Kata doa


Ada seorang ibu dari Irlandia datang ke salah satu kelompok meditasi beberapa bulan yang lalu. Dan saya mengatakan kepada kelompok bahwa mantra yang saya anjurkan ialah "Maranatha". Saya menyarankan kata itu karena kata itu berasal dari bahasa Aramik, bahasa yang digunakan oleh Yesus, dan mungkin kata itu merupakan doa yang paling kuno dalam Gereja: St. Paulus mengakhiri suratnya pada jemaat di Korintus dengan kata itu, demikian pula Rasul Yohanes mengakhiri Kitab Wahyu dengan kata yang sama, kata itu juga dapat di temukan di ajaran para Rasul.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Belajar mengucapkan mantra


Pesan penting dari Kekristenan adalah bahwa kita dipanggil dan kita mampu untuk memasuki kehidupan Allah melalui Kristus, melalui Roh-Nya yang bersemayam dalam hati kita. Kita melakukannya, tidak dengan menganalisa Allah atau menganalisa Yesus, tidak dengan berpikir tentang Allah atau berpikir tentang Yesus, tetapi dengan diam dan hening, dalam kehadiran RohNya, membuka hati kita akan kasih-Nya. Kita melakukannya dengan irama yang teratur dari meditasi harian kita.

Sabtu, 29 Juli 2017

Menjadi sederhana - (2)


Dalam beberapa hal, meditasi mirip seperti pengeboran minyak dan kita harus terus menggali hati kita, dan dalam ajaran Kristiani, dengan memasuki diri kita yang paling dalam berarti kita dapat menemukan harta karun yang dimiliki oleh kita semua, yaitu Roh Allah, di kedalaman diri kita sendiri. Sangat baik jika anda dapat bermeditasi menjelang pagi atau menjelang malam.

Sabtu, 07 Januari 2017

Harta yang terpendam

Jangan melangkah setengah-setengah. Anda belum bermeditasi kalau hanya sekedar tahu saja. Pilihannya ialah bermeditasi dan membuat hidup anda berakar pada kenyataan. Kenyataan tersebut adalah kemerdekaan - anda dibebaskan untuk menjadi penuh, setiap saat dalam hidup anda. Sejauh yang saya ketahui, inilah apa yang hendak diberitakan oleh Injil. Inilah arti dari doa Kristiani. Komitmen pada kehidupan, komitmen pada kehidupan abadi. Yesus mengajar bahwa Kerajaan Sorga ada disini dan saat kini. Apa yang kita harus lakukan ialah terbuka pada kenyataan ini, dan mempunyai komitmen padanya.

Jumat, 18 Desember 2015

Jalan sederhana menuju Allah

Perhatikan kata-kata Yesus, "Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya" (Mat 10:39).  Bermeditasi bearti kehilangan nyawa, karena kita masuk dalam hadirat Allah. Tidak ada dari kita yang pernah menemukan dirinya yang sebenarnya, kalau kita tidak pernah menyiapkan jalan dimana kita membiarkan kita kehilangan nyawanya untuk Kerajaan Allah.

Rabu, 02 Desember 2015

Kebebasan Roh

Kita harus puas dengan hanya mengucapkan mantra kita. Lupakan segala pikiran untuk melihat kemajuan meditasi anda, lupakan harapan akan mendapat pencerahan, lupakan segala perhatian pada diri anda dan ucapkan mantra anda. Ini adalah kebebasan roh. Saya pikir setiap orang tahu bahwa dikedalaman hatinya, kita memiliki panggilan untuk menjadi manusia yang merdeka, dan kita mempunyai kemampuan untuk menjadi manusia yang merdeka, dan semua dari kita mengetahui bahwa kita tidak dapat menjalankan hidup kita secara utuh kalau kita terjebak pada segala macam urusan kecil yang tidak penting, jika kita disibukkan oleh hal hal yang bersifat sementara.

Rabu, 04 November 2015

Terang mengalahkan kegelapan

Seperti yang kita ketahui bahwa kita memulai meditasi dengan segala macam keragu-raguan. Kita bahkan tidak memahami mengapa kita bermeditasi. Saya pikir banyak dari kita memulainya sebagai meditator yang ogah-ogahan. Kita mendengar tentang meditasi dan kita memulainya tapi tidak dengan sepenuh hati. Tetapi perlahan-lahan seberkas cahaya mulai tampak. Dan kita menduga bahwa ada sesuatu terjadi. Kegelapan masih menyelimuti kita tetapi tampak ada titik terang.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Tubuhmu adalah Bait Roh Kudus

Kita cenderung berpikir bahwa waktu bermeditasi kita tidak berbuat apa-apa. Saya pikir banyak orang juga berpikir bahwa meditasi merupakan persiapan untuk suatu karya atau penyegar bagi kita setelah kita bekarya. Tetapi semakin lama anda bermeditasi, semakin anda menyadari bahwa meditasi bukanlah suatu jalan dimana kita tidak berbuat apa-apa.

Meditasi bukanlah sesuatu diluar karya kita, melainkan meditasi berada pada pusat karya kita. Saya pikir meditasi dapat kita sebut sebagai 'karya kita yang sesungguhnya'. Meditasi merupakan bentuk yang paling tinggi dari karya manusia. Meditasi merupakan karya yang sesungguhnya karena meditasi membawa kita pada 'diri kita yang sesungguhnya'.

Minggu, 13 September 2015

Mendengarkan kata-doa

Kebanyakan dari kita mengucapkan kata-doa/mantra di kepala, sewaktu kita mengucapkan: Ma-ra-na-tha. Pengalaman saya mengajar orang-orang selama bertahun-tahun, saya menemukan bahwa kebanyakan orang harus mengucapkan mantra seperti itu untuk beberapa waktu. Tetapi kemudian, mengikuti nasihat Yohanes Kasianus untuk tetap mengucapkan mantra - sewaktu anda pergi ketempat tidur pada malam hari, sewaktu anda bangun tidur dipagi hari, sewaktu anda khusuk berdoa, selalu siap untuk bermeditasi - mantra mulai berakar.

Kamis, 09 Juli 2015

Semakin kuat dalam Kristus

Meditasi dalam arti ini adalah askese (mati raga) yang total. Dan askese adalah antidotum (obat penawar) untuk kecongkakan. Meditasi merupakan suatu jalan yang membuat anda semakin kuat dalam Kristus. Anda menyadari bahwa kekuatan itu datang bukan dari diri anda, tetapi datang dari yang lebih besar dari diri anda dan yang memiliki anda. Itulah kekuatan anda. Ini merupakan misteri dari pengalaman doa, kekuatan yang keluar dari hati anda adalah kekuatan anda, kekuatan ini berasal dari Allah.

Kamis, 02 Juli 2015

Terbuka pada Roh


Jika kita ingin menyadari karunia hidup kita yang sebenarnya, kita perlu melihat panggilan kita yaitu panggilan yang sama dengan panggilan Kristus. Panggilan kita adalah melakukan kehendak Bapa, menyembah-Nya di kedalaman diri kita, untuk menyembah Dia dalam roh dan kebenaran. Dengan menyembah Dia, kita di panggil untuk menerima cinta yang tanpa syarat. Mengucapkan mantra dengan rendah hati dan mengucapkannya dengan setia merupakan jalan bagi kita untuk menyembah Allah dan meletakkan hidup kita dibawah naungan-Nya. 

Rabu, 24 Juni 2015

Kembali ke Pusat Diri


Panggilan untuk bermeditasi merupakan undangan untuk tidak hidup berdasarkan pengalaman dari tangan ke dua. Panggilan itu ditujukan pada setiap dari kita untuk mengenal hidup rohani kita dan menemukan sendiri kekayaan dari kemampuan manusia yang bersumber pada yang Ilahi, dalam kuasa ilahi. Itu juga merupakan undangan untuk terbuka pada kuasa tersebut, untuk dikuatkan oleh-Nya dan untuk masuk dalam realitas ilahi itu sendiri.

Prosesnya sendiri sangat penting. Kita harus berhati-hati agar tidak takjub hanya pada pesannya, hanya pada berita gembira, hanya pada gagasan-gagasan Injil. Kita harus masuk, merasakan dan melihat. Dan meditasi adalah proses memasuki, merasakan dan melihat. Mengucapkan mantra anda setiap hari, menyisihkan waktu untuk meditasi, pagi dan malam, dan menempatkan kehidupan rohani anda sebagai pusat hidup anda merupakan hal yang penting.

Itulah apa yang dimaksud dengan meditasi – kembali ke pusat diri anda dan menemukan pusat anda yang merupakan jalan ke pusat dari segalanya. Dan untuk itu kita harus berhenti hidup di permukaan, kita harus masuk pada kedalaman diri kita.

( The Heart of Creation – John Main, OSB )

sumber: www.wccm.org

Rabu, 03 Juni 2015

Memberi Perhatian Penuh


Kita harus mengarahkan pikiran kita pada Kerajaan Allah. Ada dua orang filsuf yang sangat mempunyai pengaruh pada masyarakat kita akhir-akhir ini. Satu diantaranya adalah Simone Weil dan yang lainnya Fritz Schumacher. Simone Weil berpikir bahwa apa yang paling penting yang kita dapat terima selama hidup kita adalah apa yang dia sebut perhatian yang tidak mengarah pada diri sendiri. Fritz Schumacher sampai pada kesimpulan yang sama dan ia menyebutnya sebagai perhatian yang tidak mengarah pada diri sendiri, yang dikatakan oleh Simone Weil, sebagai "perhatian", belajar untuk memberi perhatian. Keduanya dipengaruhi oleh tradisi yang kita katakan, tradisi doa kontemplatif, tradisi meditasi yang berasal dari bapa monastik perdana.

Ini adalah pelajaran penting yang kita pelajari dari meditasi: untuk memberi perhatian penuh dan secara total. Kita semua tahu dari bacaan Sabda Bahagia bahwa setiap dari kita tidak hanya harus berubah tetapi juga harus mangalami transformasi. Kita juga mengetahui dari bacaan surat St. Paulus bahwa kita hanya bisa di transformasi dalam Kristus, melalui Kristus dan dengan Kristus. Jika anda ingin mengubah sesuatu dalam hidup anda, anda mempunyai dua pilihan. Anda berusalah untuk berubah, anda dapat berusaha mengubah hidup anda dengan usaha kehendak anda. Saya pikir kebanyakan dari kita menemukan dari pengalaman kita sendiri bahwa kehendak kita lemah dan tidak konstan. Ada jalan lain yaitu jalan keterbukan penuh dari pribadi yang utuh. Itu bukan jalan kehendak atau “intention" tetapi jalan perhatian atau “attention"

( Being On The Way – John Main, OSB )

Selasa, 21 Oktober 2014

TERPUSAT PADA ALLAH

Saya ingin menekankan sekali lagi akan pentingnya kesetiaan kita pada meditasi harian, setiap pagi dan malam, dan kesetiaan pada mantra (kata-doa) kita. Seorang pastor yang baru memulai meditasi mengajukan pertanyaan; dia berkata bahwa jika seseorang mempunyai pikiran suci, pikiran saleh ketika bermeditasi, apakah ia harus mengikutinya?

Minggu, 21 September 2014

Panggilan Untuk Mengenal Allah.

Kita harus melepaskan semua konsep kita tentang Allah. Kita harus melangkah lebih jauh melampaui bahasa dan tilikan pikiran karena ini semua membatasi Allah menurut pengalaman kita. Kita dipanggil untuk mengenal Allah tidak dengan pengertian kita yang terbatas melainkandengan pengertian Allah sendiri: Roh yang kita terima dari Yesus. Tetapi bagaimanapun sempurna atau terlatihnya akal budi manusia, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan seluruh misteri yang tak dapat dilukiskan tatkala kita memasuki jalan kesederhanaan.

Minggu, 31 Agustus 2014

Panggilan Untuk Apa?

Meditasi adalah sarana yang universal untuk membimbing kita menuju realitas (kenyataan). Realitas tentang diri kita, realitas tentang sesama kita, realitas tentang sejarah dan realitas tentang Allah. Meditasi adalah sarana yang terbuka bagi siapa saja untuk bertemu dengan Roh di dalam hati mereka. Dan karena itu saya ingin mendorong anda untuk setia bermeditasi. Kita membutuhkan keberanian, keberanian untuk membuang segala gambaran terutama gambaran tentang diri kita, yang seringkali menjadi batu sandungan yang utama. Cara untuk membuang semua gambaran itu ialah mengucapkan kata-doa anda dengan setia.

Kamis, 21 Agustus 2014

Kesetiaan Bermeditasi

Saya ingin menekankan sekali lagi akan pentingnya kesetiaan kita pada meditasi harian, setiap pagi dan malam, dan kesetiaan pada mantra (kata-doa) kita. Seorang pastor yang baru memulai meditasi mengajukan pertanyaan: dia berkata bahwa jika seseorang mempunyai pikiran suci, pikiran saleh ketika ia bermeditasi, apakah ia harus mengkutinya?