Anugerah Roh yang diberikan kepada kita semua adalah tanpa batas.
Anugerah itu dicurahkan secara penuh oleh Allah melalui Roh-Nya kepada kita
semua dan tanggapan kita seharusnya mencerminkan kepenuhan dan kemurahan hati
Allah. Panggilan bagi umat Kristiani itu tidak untuk ditanggapi dengan setengah
tengah, kadang-kadang saja dan tidak sepenuh jiwa dan raga.
Tampilkan postingan dengan label bermeditasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bermeditasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Desember 2017
Minggu, 12 November 2017
Meditasi dengan mantra
Tiada keragu-raguan akan tuntutan mutlak dari mantra. Pada dasarnya
itu merupakan tanda bahwa kita menerima cinta Allah yang membanjiri hati kita
melalui Roh Yesus yang bangkit. Kematian bagi kita adalah kesederhanaan dari
mantra dan penyangkalan pada pikiran dan bahasa pada waktu kita bermeditasi.
Sabtu, 16 September 2017
Setia berlatih
Saran yang saya akan berikan pada anda, sejauh yang anda bisa lakukan,
ialah tetap setia untuk mengucapkan mantra. Kelihatannya lebih sulit daripada
yang sesungguhnya, sama seperti berenang atau mengendarai sepeda. Anda sudah
tahu ketika anda melihat sepeda untuk pertama kali semasa anak-anak, anda
melihatnya dengan penuh kekaguman dan anda berpikir bahwa tidak mungkin ada
orang yang bisa duduk diatas dua ban dan mengendarai sepeda. Saya cenderung
untuk jatuh.
Minggu, 10 September 2017
Menyadari sepenuhnya
Tidak ada yang lebih diperlukan di dalam dunia modern ini daripada
pria atau wanita yang hidupnya berakar pada dirinya, yakin pada dirinya
sendiri, yakin akan kemampuannya untuk berbuat baik, kemampuannya untuk
mencinta dan dicinta, dan untuk menjadi yakin maka kita perlu merasakan
keutuhan diri kita, dan duduk diam setiap pagi dan setiap malam. Bila kita
berakar kuat, bila kita bisa hening, kemudian kita mulai tugas kita untuk
belajar menaruh perhatian pada misteri penciptaan dan belajar untuk hidup
dengan harmonis dengan misteri itu.
Sabtu, 26 Agustus 2017
Belajar mengucapkan mantra
Pesan penting dari Kekristenan adalah bahwa kita dipanggil dan kita
mampu untuk memasuki kehidupan Allah melalui Kristus, melalui Roh-Nya yang
bersemayam dalam hati kita. Kita melakukannya, tidak dengan menganalisa Allah
atau menganalisa Yesus, tidak dengan berpikir tentang Allah atau berpikir
tentang Yesus, tetapi dengan diam dan hening, dalam kehadiran RohNya, membuka
hati kita akan kasih-Nya. Kita melakukannya dengan irama yang teratur dari meditasi
harian kita.
Sabtu, 12 Agustus 2017
Peziarahan kita
Kita tidak dapat mencapai atau memperoleh konsentrasi yang sempurna.
Sebagaimana dikatakan oleh St. Paulus bahwa "kita tidak tahu bagaimana
sebenarnya harus berdoa" (Rm 8:26). Tidak ada jalan pintas yang akan
memberikan hasil secara cepat. Tidak ada mistisisme yang terjadi dalam waktu
sekejap. Tetapi ada sebuah jalan bagi kita untuk mempersiapkan diri kita bagi
datangnya anugerah Tuhan, terang Roh Kudus itu. Mantra menenangkan pikiran kita
dan menarik semua pengindraan kita pada sebuah titik tunggal - titik fokus
perhatian kita. Titik itu kita pahami sebagai kesederhanaan yang penuh yang
menuntut seluruh perhatian kita.
Minggu, 06 Agustus 2017
Jalan Cinta Kasih
Kadang-kadang anda merasakan manfaat, terutama bila anda bermeditasi bersama kelompok, waktu memperdengarkan musik yang cocok sebelum meditasi, dengan tujuan untuk melupakan sejenak percakapan atau bacaan sebelum meditasi, untuk melupakan semua gagasan, membuang segala kegelisahan yang ada di pikiran anda. Musik dapat menyiapkan anda untuk dapat mengucapkan kata-doa dengan lebih baik.
Minggu, 16 Juli 2017
Mengikut Yesus
Bacaan ini diambil dari Injil Matius: "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak
bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya dan
barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya" (Mat
10:38-39)
Minggu, 04 Juni 2017
Carilah dahulu Kerajaan Allah
Ajaran Yesus tentang doa di dalam Injil adalah ajaran yang mendasari
ajaran tentang meditasi. Sebagai contoh, semangat untuk percaya dan setia
secara tidak langsung pada mantra, kita temukan dalam perintah-Nya: "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan
kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Mat 6:33).
Minggu, 21 Mei 2017
Hadir pada saat ini
Kita perlu bermeditasi setiap hari dan hal itu sulit untuk dilakukan
oleh kebanyakan orang di masyarakat: untuk menjalankan suatu disiplin yang
tidak mempedulikan apa yang kita peroleh, tetapi hanya menyadari keberadaan
(diri) kita. Menjadi orang sebagaimana kita diciptakan berarti kita berakar
pada pusat diri kita yang terdalam. Untuk memelihara pertumbuhan itu maka kita kembali
setiap hari, setiap pagi dan setiap malam untuk berlatih. Mengucapkan kata-doa
anda, menggemakan kata-doa anda, dan dengan demikian kita semakin menjadi
sederhana.
Minggu, 14 Mei 2017
Sarana Transendensi
Keheningan Bunda Maria memancarkan kreatifitas dan keterbukaan karena
keheningan itu meneguhkan kepeduliannya. Bunda Maria tidak menghindars dari
kenyataan tetapi sebagai seorang pelayan yang menanggapi rencana besar Allah
bagi hidupnya.
Minggu, 07 Mei 2017
Nafas bagi roh
Ketika anda mulai bermeditasi anda harus mempunyai cukup motivasi.
Anda harus mempunyai tujuan agar anda tetap terus bermeditasi, dorongan untuk
memulai perjalanan. Tidak ada tujuan yang lebih baik daripada untuk mencapai
keharmonisan baik di luar maupun di dalam diri kita. Damai adalah salah satu
tujuan yang baik juga dan mempersatukan kita semua.
Minggu, 30 April 2017
Meditasi Jalan Disiplin
Tradisi mengajarkan pada kita bahwa jalan untuk mengenal pewahyuan
Allah ialah tidak dengan berpikir, membuat analisa atau kesimpulan tetapi
belajar untuk seperti seorang anak kecil, belajar untuk menjadi rendah hati.
Ini kita lakukan dengan mengulang-ulangi secara terus menerus kata-doa kita.
Dengan demikian untuk bermeditasi kita perlu untuk duduk diam dan duduk dengan punggung
tegak. Waktu memulai meditasi, anda ingin untuk menggaruk hidung anda atau
telinga anda tetapi anda harus mengabaikannya. Duduklah diam. Kemudian anda
harus belajar untuk mengucapkan kata-doa anda.
Minggu, 23 April 2017
Kita adalah Peziarah
Tantangan yang kita hadapi semua jika kita ingin hidup secara utuh,
jika kita ingin menanggapi kedalaman dari kemanusiaan kita, ialah mengenal
sumber dari kekuatan yang ada di dalam hati kita. Kita dipanggil untuk menjadi
matang, hidup secara utuh. Kita semua , dalam perjalanan menuju kematangan
diri, harus belajar untuk bertanggung-jawab secara pribadi untuk diri kita masing
masing. Kita tidak dapat menghindari tanggung jawab ini.
Senin, 10 April 2017
Senin Pekan Suci 2017
WCCM - Lent Reflections 2017
Sunday Holy Week
Belum lama berselang saya berada
di teater dan setengah jalan babak pertama seorang pengunjung yang terlambat
diijinkan masuk. Dia menimbulkan kegaduhan umum saat kami memberi jalan baginya sehingga dia dapat menyelip melewati
setiap orang untuk sampai ke tempat duduknya di bagian tengah deretan. Begitu pertunjukan berlangsung, kita
harus mencoba untuk terus memusatkan perhatian kita karena pertunjukan itu
merupakan suatu aliran peristiwa tak terputus yang mengarah pada kepenuhan
tanggapan kita saat klimaks tiba dan layar diturunkan.. dan dinaikkan lagi. Hal
yang sama juga berlaku pada Pekan Suci. Jika perhatian kita teralihkan dari
langkah cerita yang makin cepat, jangan membuang-buang waktu untuk mengeluh,
tetapi kembalikan perhatian anda pada fokusnya.
Minggu, 09 April 2017
Minggu Palma 2017
WCCM - Laurence Freeman OSB in Lent Reflections 2017
Palm Sunday
Salah satu kebutuhan dan keinginan kita yang terdalam ialah rasa aman.
Dalam kehidupan awal, rasa aman fisik dan emosional penting bagi perkembangan
kesehatan. Dalam sebuah rumah-tangga yang baik, anak mempunyai ruang untuk
menguji dan melakukan provokasi, untuk melawan batasan yang diberikan oleh
orang tua yang mengasihi. Batas-batas ini adalah rasa aman bisa ditebak yang
kita perlukan dan juga, pada akhirnya, garis batas yang memerlukan keberanian
yang muncul dari rasa aman tersebut untuk kita seberangi. Seperti halnya semua
pertumbuhan dan kesehatan, dan kebijakan imigrasi, rahasianya ialah ukuran yang
tepat dari ketegangan kreatif.
Minggu, 02 April 2017
Minggu Kelima Prapaskah 2017
WCCM - Lent Reflections 2017
Monday Lent Week Five
Pengunjung Gereja hari ini mendapat bacaan Injil panjang yang lain.
Kisah penyembuhan Lasarus dalam Yohanes (11:1-45) benar-benar perlu direnungkan
untuk dapat menghargai kekayaan lapisan-lapisannya. Kisah tersebut menjelaskan
kematian mendadak seorang sahabat yang dikasihi Yesus dan ikut berbagi rasa
Yesus dalam duka dua saudara perempuannya: Martha yang aktif dan Maria yang
kontemplatif.
Minggu, 26 Maret 2017
Minggu Keempat Prapaskah 2017
WCCM - Lent Rflections 2017
Sunday Lent Week Four
Injil hari ini (Yoh 9) membahas tentang penyembuhan orang yang buta
sejak lahir. Seperti cerita wanita Samaria minggu lalu, kisah ini disampaikan
dengan banyak lapisan makna yang saling terbuka terhadap yang lain. Meskipun
kisah tersebut sudah amat jelas, ada kedalaman ala Shakespeare, dan seperti
pengalaman hidup kita, menyingkapkan betapa realitas itu bersifat multi
dimensi.
Minggu, 19 Maret 2017
Minggu Ketiga Prapaskah 2017
Lent Reflections 2017
Monday Lent Week Three
Waktu berlalu begitu cepat – Minggu ketiga Prapaskah – dan
apa yang telah kita pelajari? Apa yang telah kita hilangkan, atau apa yang
sudah kita tinggalkan, atau lepaskan, dari yang seharusnya kita miliki? Apakah taraf
ketakutan kita sedikit berkurang? Apakah kita sudah memahami dengan lebih baik
bahwa ‘takut akan Allah’ yang banyak kita dengar bukan berarti takut pada Allah
seperti yang telah diajarkan pada kita – takut dihukum ketika kita tertangkap.
Artinya sama seperti yang ditemukan oleh wanita Samaria di sumur pada terik
siang hari.
Minggu, 12 Maret 2017
Minggu Kedua Prapaskah 2017
WCCM - Lent Reflections 2017
Sunday Lent Week Second
Sekarang ini kita berpartisipasi
dalam percobaan klinis menyelidiki pengaruh meditasi pada sekelompok dokter dan
perawat yang bekerja dalam departemen gawat darurat yang penuh tekanan pada sebuah
rumah sakit besar. Pada sesi terakhir, pada pagi hari, saya terkesan
mempelajari bahwa beberapa orang yang hadir baru saja keluar dari shift 13 jam
yang dimulai dari jam 20:00 malam sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)



















