Tampilkan postingan dengan label kata-doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata-doa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Agustus 2017

Belajar mengucapkan mantra


Pesan penting dari Kekristenan adalah bahwa kita dipanggil dan kita mampu untuk memasuki kehidupan Allah melalui Kristus, melalui Roh-Nya yang bersemayam dalam hati kita. Kita melakukannya, tidak dengan menganalisa Allah atau menganalisa Yesus, tidak dengan berpikir tentang Allah atau berpikir tentang Yesus, tetapi dengan diam dan hening, dalam kehadiran RohNya, membuka hati kita akan kasih-Nya. Kita melakukannya dengan irama yang teratur dari meditasi harian kita.

Minggu, 04 Juni 2017

Carilah dahulu Kerajaan Allah

Ajaran Yesus tentang doa di dalam Injil adalah ajaran yang mendasari ajaran tentang meditasi. Sebagai contoh, semangat untuk percaya dan setia secara tidak langsung pada mantra, kita temukan dalam perintah-Nya: "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Mat 6:33).

Sabtu, 03 Oktober 2015

Tubuhmu adalah Bait Roh Kudus

Kita cenderung berpikir bahwa waktu bermeditasi kita tidak berbuat apa-apa. Saya pikir banyak orang juga berpikir bahwa meditasi merupakan persiapan untuk suatu karya atau penyegar bagi kita setelah kita bekarya. Tetapi semakin lama anda bermeditasi, semakin anda menyadari bahwa meditasi bukanlah suatu jalan dimana kita tidak berbuat apa-apa.

Meditasi bukanlah sesuatu diluar karya kita, melainkan meditasi berada pada pusat karya kita. Saya pikir meditasi dapat kita sebut sebagai 'karya kita yang sesungguhnya'. Meditasi merupakan bentuk yang paling tinggi dari karya manusia. Meditasi merupakan karya yang sesungguhnya karena meditasi membawa kita pada 'diri kita yang sesungguhnya'.

Minggu, 13 September 2015

Mendengarkan kata-doa

Kebanyakan dari kita mengucapkan kata-doa/mantra di kepala, sewaktu kita mengucapkan: Ma-ra-na-tha. Pengalaman saya mengajar orang-orang selama bertahun-tahun, saya menemukan bahwa kebanyakan orang harus mengucapkan mantra seperti itu untuk beberapa waktu. Tetapi kemudian, mengikuti nasihat Yohanes Kasianus untuk tetap mengucapkan mantra - sewaktu anda pergi ketempat tidur pada malam hari, sewaktu anda bangun tidur dipagi hari, sewaktu anda khusuk berdoa, selalu siap untuk bermeditasi - mantra mulai berakar.

Rabu, 06 Mei 2015

MEDITASI JALAN CINTA

Mengucapkan kata-doa merupakan tanda bahwa kita 'bebas-lepas'. Setiap kali kita mengucapkan kata-doa,  kita menyangkal, kita meninggalkan segala pikiran kita, segala harapan kita, segala ketakutan kita. Dengan hilangnya segala kelekatan pada mlik kita, maka kita juga tidak melekat pada diri kita. Dengan mengucapkan kata-doa kita menjadi seperti yang dikatakan dalam Zen, "mata yang melihat tetapi tidak dapat melihat mata itu sendiri". Orang yang bermeditasi adalah orang yang melihat lurus ke depan. Pandangannya menjadi jelas karena tidak ada gambaran lain  dari ego yang mengganggu cahaya murni dari Alllah yang datang dan timbul dari mata hati kita.

Sabtu, 24 Januari 2015

KEARIFAN DOA KONTEMPLATIF



Sekarang coba pikirkan pengalaman meditasi anda sendiri. Anda menyadari bahw anda mulai bermeditasi, kelihatannay anda maju tapi kemudian anda berhenti. Bagi kebanyakan dari kita dengan meditasi adalah memulai dan berhenti, mencapai sesuatu dan tidak tahu berada dimana, semangat dan putus asa. Anda dapat bbelajar dari pengalaman ini bahwa anda hanya perlu mengucapkan kata-doa anda. Mungkin cukup beralasan untuk bertanya pada diri anda sendiri, “Apakah manfaat meditasi bagi saya? Apakah saya mengalami kemajuan?”, tetapi semuanya itu tidak ada gunanya. Sesungguhnya malah lebih buruk daripada tidak ada gunanya, pertanyaan-pertanyaan itu sama sekali tidak berguna.

Sabtu, 10 Januari 2015

Terbuka pada Kasih-Nya

Duduklah dan sewaktu anda mengucapkan kata doa anda, lepaskan segala ikatan, kekangan yang mengikat anda pada hal-hal yang tidak nyata, pada ilusi dan pada ketakutan. Pahamilah bahwa semua kekangan tersebut tidak dapat mengikat anda, hanya jika anda terbuka pada pengalaman sewaktu Yesus dibaptis disungai Yordan oleh Yohanes. Pengalaman Yesus bahwa Dia adalah Putera Bapa terkasih. "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Markus 1:11). 


Minggu, 21 September 2014

Panggilan Untuk Mengenal Allah.

Kita harus melepaskan semua konsep kita tentang Allah. Kita harus melangkah lebih jauh melampaui bahasa dan tilikan pikiran karena ini semua membatasi Allah menurut pengalaman kita. Kita dipanggil untuk mengenal Allah tidak dengan pengertian kita yang terbatas melainkandengan pengertian Allah sendiri: Roh yang kita terima dari Yesus. Tetapi bagaimanapun sempurna atau terlatihnya akal budi manusia, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan seluruh misteri yang tak dapat dilukiskan tatkala kita memasuki jalan kesederhanaan.

Minggu, 31 Agustus 2014

Panggilan Untuk Apa?

Meditasi adalah sarana yang universal untuk membimbing kita menuju realitas (kenyataan). Realitas tentang diri kita, realitas tentang sesama kita, realitas tentang sejarah dan realitas tentang Allah. Meditasi adalah sarana yang terbuka bagi siapa saja untuk bertemu dengan Roh di dalam hati mereka. Dan karena itu saya ingin mendorong anda untuk setia bermeditasi. Kita membutuhkan keberanian, keberanian untuk membuang segala gambaran terutama gambaran tentang diri kita, yang seringkali menjadi batu sandungan yang utama. Cara untuk membuang semua gambaran itu ialah mengucapkan kata-doa anda dengan setia.

Minggu, 18 Mei 2014

Jalan Mantra

Meditasi, seperti yang kita ketahui dari Yohanes Kasianus, dari seluruh tradisi merupakan jalan kemiskinan. Kita harus melepaskan "doa-doa" kita dan benar-benar masuk dalam doa murni yaitu doa Kristus. Jalan kita adalah jalan dengan menggunakan satu kata, mantra (kata-doa) kita. Semua kata-kata lain, gagasan-gagasan, pikiran, kita abaikan, kita tinggalkan. Seluruh pribadi kita harus masuk ke dalam proses pengosongan; mengeluarkan semua pelanturan-pelanturan, semua keinginan sehingga kita dapat hidup dan hidup sepenuhnya di dalam misteri cinta penebusan Kristus. Ketika kita merenungkan rencana penebusan kita, kita dapat dengan mudah terkesima akan karya penebusan yang dilakukan-Nya dan kemampuan kita untuk berkembang dalam Kristus.

Sabtu, 10 Mei 2014

PELANTURAN DALAM MEDITASI

Ketika anda masuk pada meditasi, maka beberapa saat kemudian pikiran kita lalu meloncat kemana-mana, yang disebut 'pelanturan'. Ada beberapa tingkatan pelanturan.
Pertama, adalah pelanturan yang datang dari kehidupan kita sehari-hari: dari acara televisi terakhir yang terakhir yang kita tonton, iklan, koran, percakapan yang baru kita lakukan. Kita harus mengabaikan semuanya itu ketika kita mendengarkan mantra (kata-doa) kita.