Tampilkan postingan dengan label ego. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ego. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2020

Menjauhkan Dari Keegoisan




Bacaan Harian Bersama John Main
30 Juli 2020

Semakin banyak orang yang menyadari bahwa dalam dunia modern ini kita telah kehilangan kontak dengan yang terpenting. Kita kehilangan kontak dengan keberadaan dasar kita, pusat diri kita. Akibatnya, masalah yang kita hadapi adalah kita berhenti melihat praktek agama kita atau praktek hidup rohani kita sebagai suatu disiplin. Seringkali kita melihat komitmen agama atau komitmen rohani sehubungan dengan manfaat yang kita peroleh.

Rabu, 10 Juni 2015

Tergoda untuk Menyerah

Ketika anda mulai bermeditasi, anda mengharapkan bahwa meditasi akan membantu hidup anda. Saya duga kebanyakan dari kita terus bermeditasi karena, dengan cara-cara yang mungkin tidak terpikir sebelumnya, meditasi terbukti sangat praktis, meditasi menolong kita. Ketika kita mulai bermeditasi, kita harus mengerti tantangan apa yang akan kita hadapi bila kita terus bermeditasi. Pada saat-saat tertentu kita tergoda untuk menyerah. Kita menjadi cemas oleh keadaan yang absolut yang mungkin timbul, baik oleh misteri Allah sendiri, dan bahkan dengan keadaan yang absolut dari jalan meditasi itu.

Jumat, 27 Maret 2015

JUMAT MINGGU KELIMA PRAPASKAH



WCCM Lent Reflections 2015
Friday 5th   Week Lent
Yoh 10:31-42: Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.

Setiap jalan hidup atau aktifitas yang melatih kita untuk mengalihkan perhatian dari diri kita pantas disebut spiritual. Sebaliknya ada banyak hal yang disebut ‘spiritual’ yang, dipraktekkan dengan cara yang tidak benar, dapat membuat kita semakin terpusat pada diri sendiri.

Selasa, 24 Maret 2015

SELASA MINGGU KELIMA PRAPASKAH



WCCM Lent Reflections 2015
Tuesday 4th Week Lent
Yoh 8:21-30:  “Aku bukan milik dari dunia ini.”

Tergantung pada apa yang kita maksud dengan ‘milik dari’, tapi mungkin tidak seorang pun yang merasa benar-benar milik dari dunia ini meskipun kita melekat padanya, membuatnya melayani kita dan berusaha untuk membuat mereka menerima kita.

Sabtu, 24 Januari 2015

KEARIFAN DOA KONTEMPLATIF



Sekarang coba pikirkan pengalaman meditasi anda sendiri. Anda menyadari bahw anda mulai bermeditasi, kelihatannay anda maju tapi kemudian anda berhenti. Bagi kebanyakan dari kita dengan meditasi adalah memulai dan berhenti, mencapai sesuatu dan tidak tahu berada dimana, semangat dan putus asa. Anda dapat bbelajar dari pengalaman ini bahwa anda hanya perlu mengucapkan kata-doa anda. Mungkin cukup beralasan untuk bertanya pada diri anda sendiri, “Apakah manfaat meditasi bagi saya? Apakah saya mengalami kemajuan?”, tetapi semuanya itu tidak ada gunanya. Sesungguhnya malah lebih buruk daripada tidak ada gunanya, pertanyaan-pertanyaan itu sama sekali tidak berguna.

Selasa, 28 Oktober 2014

Terbuka Pada Hadirat Allah

Tradisi Kristiani kita mengajarkan bahwa iman yang kita terima adalah bahwa Allah bukannya tidak ada tetapi beserta kita secara penuh dalam diri Yesus yang hidup dan bersemayam dalam hati kita. Doa kita, seperti yang sudah saya utarakan, dapat dimengerti dengan menyadari bahwa Allah dalam diri Yesus. Demikian juga waktu doa kita harus merupakan waktu yang diperuntukkan agar kita dapat terbuka sepenuhnya pada hadirat Allah yang benar-benar nyata dan bukan pada gambaran tentang Allah yang tidak benar.

Sabtu, 10 Mei 2014

PELANTURAN DALAM MEDITASI

Ketika anda masuk pada meditasi, maka beberapa saat kemudian pikiran kita lalu meloncat kemana-mana, yang disebut 'pelanturan'. Ada beberapa tingkatan pelanturan.
Pertama, adalah pelanturan yang datang dari kehidupan kita sehari-hari: dari acara televisi terakhir yang terakhir yang kita tonton, iklan, koran, percakapan yang baru kita lakukan. Kita harus mengabaikan semuanya itu ketika kita mendengarkan mantra (kata-doa) kita.

Sabtu, 12 Oktober 2013

APA YANG KITA HARAPKAN DARI MEDITASI



Pada awal meditasi kita biasanya berhadapan dengan pertanyaan seperti, "Apa yang saya harapkan dari meditasi?" Apa yang seharusnya kita harapkan akan terjadi? Kalau pendekatan kita seperti ini, maka seperti kita menanyakan hal sama waktu kita bernafas "Apa yang akan terjadi setelah kita bernafas?" Apa yang terjadi ketika anda bernafas adalah anda hidup. Hidup anda terjamin dengan setiap tarikan nafas. Meditasi juga seperti itu. Tidak ada sesuatu yang drastis yang terjadi kecuali roh anda bernafas. Roh anda akan hidup seperti juga badan anda menjadi hidup karena anda bernafas. 

Rabu, 29 Mei 2013

Keluar dari penjara ego



Jika anda ingin belajar meditasi, anda harus belajar duduk diam dan mengucapkan kata-doa anda dari awal sampai akhir. Jika anda setia melakukannya, anda akan menemukan bahwa setelah beberapa waktu mengucapkan kata-doa anda, anda akan merasa damai dan tenang. Anda akan tergoda untuk berkata pada diri anda, 'Kedamaian dan ketenangan ini menyenangkan. Saya ingin mengalaminya sekarang dan mengetahui apa yang saya rasakan. Saya akan berhenti mengucapkan mantra. Saya hanya tinggal dalam pengalaman ini'. Ini berbahaya. Anda bermeditasi tidak untuk mengalami sebuah pengalaman. Anda bermeditasi untuk masuk ke dalam pengalaman.

Selasa, 05 Maret 2013

Aku Bukan Apa-apa

Lent Daily Reflections by Laurence Freeman OSB.
Selasa Minggu III Prapaskah



"Aku tidak punya apa-apa, aku tidak ingin apa-apa, aku tidak tahu apa-apa." Inilah kalimat yang selalu diucapkan oleh para mistikus abad pertengahan dan terkesan negatif bagi telinga kita dan kata ganti orangpun disorot penuh kecurigaan. Terlalu banyak aku untuk menonjolkan pernyataan tidak pada dirinya


Jumat, 01 Maret 2013

Memajukan Keadilan Sosial Melalui Latihan Kontemplatif

Daily Lent Reflections - Laurence Freeman, OSB
Jumat Minggu II Prapaskah


Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak murid-murid terdekatnya kesamping dan memperingatkan mereka pada takdir yang akan menimpa diri-Nya dan mereka di Yerusalem. Setelah itu dikisahkan bahwa ibu bersama anak-anaknya yaitu dua orang dari antara murid-muridNya mendekati-Nya, dengan hormat meminta Yesus untuk memberi mereka pekerjaan yang baik di pemerintahannya yang baru setelah Dia berkuasa. Perbedaan pemahaman dan kecerdasan rohaniah ini cukup mencengangkan dan mungkin tidak banyak berubah selama dua ribu tahun sejak itu. Kita menghilangkan segala sesuatu yang tidak ingin kita dengar dan bila memungkinkan kita memaksakan memasukkan acara kita.

Rabu, 27 Februari 2013

Melepaskan Diri

Lent Daily Reflection - Fr. Laurence Freeman.
Selasa Minggu II Prapaskah 2013

Setelah matahari terbit, ada satu keluarga mengendarai mobil untuk bepergian jauh. Ketika senja hari mereka tiba, anaknya keluar dari mobil dan melihat ke langit lalu berkata 'wah, mataharinya mengikuti kita!'

Suatu tahapan penting dalam pertumbuhan kejiwaan adalah yang dikenal dengan penemuan 'benda abadi'. Hal ini kita sadari bahwa benda itu ada, sekalipun kita tidak berada disitu. 

Rabu, 20 Februari 2013

Selasa Minggu I Prapaskah

Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman.


Beberapa waktu yang lalu ketika saya di India, salah seorang pemandu kami menyatakan bahwa ia dan keluarganya adalah ahli nujum dengan ini menambahkan pengetahuannya pada tempat yang sedang kami kunjungi. Tak lama kemudian orang-orang diam-diam mendekati dan meminta dia untuk membaca telapak tangan mereka. Seperti biasa tanggapannya adalah – ‘luar biasa, bagaimana dia bisa tahu ya…’ dsb.

Minggu, 23 September 2012

Perjalanan Meditasi Kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm


Perjalanan meditasi pada dasarnya adalah sebuah perziarahan ke dalam pusat hati kita, tempat yang sangat suci di mana Roh Kudus tinggal dan kita menemukan Kristus. Bapa padang gurun abad IV, Evagrius, menggambarkan tahap-tahap yang akan kita lalui dalam perjalanan dan perziarahan rohani kita, yaitu :


Minggu, 08 Juli 2012

MODEL-MODEL DOA

Siriakus Maria Ndolu, OCarm.


Pada umumnya, ada dua model doa dan spiritualitas. Tradisi Kataphatik adalah salah satunya dimana kata-kata dan gambaran digunakan didalam doa dan itu secara umum dihubungkan dengan Barat. Tradisi Apophatik adalah suatu cara doa tanpa gambaran yang secara umum dihubungkan dengan Timur.

Jumat, 08 Juli 2011

MEDITASI MAMPUKAN KITA LEPASKAN EGO


Jika anda ingin belajar meditasi, anda harus belajar duduk diam dan mengucapkan kata-doa anda dari awal sampai akhir. Jika anda setia melakukannya, anda akan menemukan bahwa setelah beberapa waktu mengucapkan kata-doa anda, anda akan merasa damai dan tenang. Anda akan tergoda untuk berkata pada diri anda, 'Kedamaian dan ketenangan ini menyenangkan. Saya ingin mengalaminya sekarang dan mengetahui apa yang saya rasakan. Saya akan berhenti mengucapkan mantra. Saya hanya tinggal dalam pengalaman ini'.

Hal ini berbahaya. Anda bermeditasi tidak untuk mengalami sebuah pengalaman. Anda bermeditasi untuk masuk kedalam pengalaman.

Kamis, 03 Maret 2011

MALAM YANG GELAP

" ..Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Mat 6:33)


Renungkanlah kata-kata dari St. Yohanes dari Salib:

Malam yang gelap gulita

Terbakar oleh kerinduan cinta yang berkobar-kobar

Oh, rahmat yang tak terkatakan

Aku keluar tak terlihat

Rumahku sekarang seluruhnya hening

Itu adalah keheningan doa yang dijelaskan dengan begitu indah oleh St. Yohanes dari Salib dalam puisinya. Keheningan doa kita merupakan kesempatan bagi kita untuk keluar dari kegelapan malam, memasuki malam dimana kita dipenuhi oleh cahaya cinta. Sekali lagi, anda yang sudah bermeditasi cukup lama akan mengetahui bahwa apa yang diperlukan oleh kita adalah kesetiaan untuk bermeditasi setiap hari dalam kesederhanaan, tidak diganggu oleh segala penegertian, tidak diganggu oleh segala pengetahuan karena pengertian kita, pengetahuan kita begitu terbatas, melainkan kita menjadi terbuka pada kasih Tuhan.

Didalam kasih-Nya, semua pengetahuan, semua pengertian diberikan dan itu semua diberikan tidak dalam bentuk yang terbatas, melainkan bentuk yang tak ada batasnya. Itu semua akan menjadi kepunyaan kita, sekarang dan sepanjang segala abad. Karena dengan hati terbuka pada cinta kasih Tuhan yang tidak terbatas, kita sekarang sungguh abadi. Kesederhanaan, kesetiaan dan kemiskinan.

Rumah yang harus kita tinggalkan adalah ego kita dengan segala nafsu untuk memiliki, merasa diri penting - kita harus meninggalkannya dan kita harus keluar menuju Tuhan yang memerdekakan dan tak terbatas.

Bagaimana kita melakukan ini semua? hanya dengan prioritas yang jelas didalam pikiran kita, di dalam hati kita, dan prioritas kita adalah Kerajaan Allah yang kita cari, tidak di tempat ketiga, atau di tempat kedua, tidak pada jam ke enam, tidak pada jam ketiga, tetapi di tempat pertama dan setiap jam. Waktu-waktu meditasi kita adalah seperti waktu penantian tetapi Tuhan selalu beserta kita dan kita selalu mencari-Nya dan kita selalu mencintai-Nya. Prioritas kita haruslah jelas : Kerajaan Allah yang pertama.

(The Teaching of John Main on Christian Meditation - WCCM Sby)