Dalam meditasi kita belajar untuk lebih peka terhadap kehadiran Allah
yang sekarang kita tangkap tidak sebagai sesuatu diluar diri kita, tetapi
sebagai sesuatu di dalam diri kita, sesuatu yang menggenggam kita pada akarnya.
Kita terus hidup dalam hadirat-Nya dengan kepercayaan yang penuh dan dengan
semakin yakin bahwa Ia adalah batu karang, fondasi, dimana kita merasa aman
untuk berdiri. Allah adalah dasar dari diri kita dimana kita berakar pada-Nya
secara abadi. Semakin lama kita bermeditasi semakin kita menyadari bahwa iman
kita tidak tergoyahkan.
Tampilkan postingan dengan label cinta kasih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta kasih. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Januari 2016
Jumat, 13 Maret 2015
JUMAT MINGGU KETIGA PRAPASKAH
WCCM Lent
Reflections 2015
Friday 3rd
Week Lent
Markus
12:28-34:
“Kasihilah
Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.”
Saya harap anda sudah
menghafal ayat Injil hari ini seperti yang saya anjurkan karena anda akan
melatih ingatan anda dari sekarang, dan tidak masalah jika Injil hari ini
sedikit lebih panjang. Lebih panjang tapi lebih sederhana daripada yang
lainnya: jawaban-Nya atas pertanyaan ‘hukum manakah yang paling utama?’
Jumat, 05 Desember 2014
Hidup Dengan Cinta Kasih
Nasihat praktis dari Meditasi Kristiani adalah, dengan kesetiaan kita pada ziarah iman ini dan keterbukaan kita pada cinta yang bersemayam dalam diri kita, kita mulai memahami bahwa pekerjaan mulia dalam hidup ini adalah mengkomunikasikan cinta kasih ini, untuk membantu orang lain melihat cahaya ini. Jika kita sendiri memahami ini dan melihat semuanya dengan cahaya cinta kasih, kita belajar untuk hidup dengan cinta kasih.
Selasa, 18 November 2014
Menerima Sesama Kita
Dan sesungguhnya Kristus sendiri yang memberikan perintah ini kepada kita: "Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya" (1 Yoh 4:19-21). Hendaklah kita menangkap dengan jelas apa yang dikatakan oleh St. Yohanes yaitu bahwa kita tidak dapat memilih mengasihi Allah atau sesama kita. Kita mengasihi keduanya atau tidak sama sekali.
Rabu, 05 Maret 2014
TERBUKA PADA HADIRAT ILAHI
Rabu, 01 Januari 2014
KESETIAAN BERMEDITASI
... Keheningan doa kita merupakan kesempatan bagi kita
untuk keluar dari kegelapan malam, memasuki malam dimana kita dipenuhi oleh
cahaya cinta....
Sabtu, 26 Oktober 2013
KEKUATAN CINTA
Coba ingat segala peristiwa yang
tak terhitung jumlah dalam hidup kita yang tidak terjadi sesuai harapan.
Kemudian refleksikan, apakah kita dapat mencegah semuanya ini? Apa yang dapat
menyembuhkan luka-luka ini? Dalam setiap kasus, jawabannya ialah "kekuatan
cinta". Cinta itu menyembuhkan, membuat sesuatu menjadi baru, memenuhi
kita dengan harapan, membebaskan kita dari penjara egoisme kita.
Jumat, 29 Maret 2013
Jumat Agung 2013
Holly Week Reflection, Good Friday 2013
Oleh : Laurence Freeman, OSB
Di bawah semua sistem hukum sepanjang sejarah, kematian menjadi
kejahatan dan hukuman yang paling besar. Tidak bisa diubah lagi, absolut, dan
itulah salah satu alasan yang menjadikannya sangat mengerikan. Alasan lain,
kematian adalah kehilangan yang mengikat semua kehilangan. Dalam semua yang
pernah kita miliki yang diambil dari kita secara paksa atau kecelakaan, rasa
takut akan kematian muncul. Ketika kematian itu akhirnya datang sepertinya
untuk membuktikan bahwa rasa takut itu dibenarkan: akhirnya semuanya pergi;
jadi semua itu pada akhirnya tiada artinya.
Minggu, 24 Maret 2013
Minggu Palma 2013
Holly Week Reflections
oleh : Laurence Freeman, OSB
Tanpa kasih tidak ada belas kasih. Eros juga harus ada dalam adonan jika harus
ada agape. Jika tidak ada rasa ketertarikan tidak ada yang dapat mendorong kita
memasuki transendensi.
Tetapi kasih dapat
terlepas dari formula ini dan berdiri sendiri – hanya melayani nafsu dan
kepentingan-kepentingannya sendiri. Kasih berubah menjadi kekuatan jahat dalam
jiwa kita yang mengakibatkan kehancuran dunia di sekitar kita. Kita terpental
kesana kemari dari hasrat menjadi kejenuhan sebelum kita mulai mencari obyek
lain untuk diinginkan. Kecanduan segera mengajarkan kita penderitaan yang
terkandung di dalamnya. Bagaimana hal ini terjadi, ceritanya sungguh rumit.
Namun jalan keluarnya sederhana: mengijinkan diri anda untuk dikasihi.
Label:
berdoa,
cinta kasih,
doa,
doa iman,
doa sederhana,
holly week reflections 2013,
kasih,
kasih Allah,
Lent Daily Reflections,
Minggu Palma 2013,
Prapaskah
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Senin, 11 Maret 2013
Kisah Dua Orang Bersaudara
Lent Daily Reflections - Laurence Freeman
Hari Minggu IV Prapaskah 2013
Takut dan dendam adalah dua kekuatan yang paling merusak dalam hati
manusia. Ketika kita dalam cengkeramannya, kita diyakinkan bahwa
perasaan-perasaan itu benar. Masing-masing melampiaskan kejahatannya ke segala
segi kehidupan kita karena mereka bertumbuh, atau jadi semakin buruk, dengan
diyakinkan bahwa kita dikasihi bukan untuk diri kita sendiri. Kita boleh
mengenal cinta, bahkan mencintai, tetapi sinarnya perlu waktu agar dapat
menembus kedalaman yang paling gelap dari pikiran kita. Keselamatan, penebusan,
pencerahan, pembebasan - terdapat di dalam cahaya kasih yang menghalau semua
kegelapan yang masih tersisa.
Minggu, 23 September 2012
Perjalanan Meditasi Kita
Siriakus Maria Ndolu, OCarm
Perjalanan meditasi pada dasarnya adalah sebuah perziarahan ke dalam pusat hati kita, tempat yang sangat suci di mana Roh Kudus tinggal dan kita menemukan Kristus. Bapa padang gurun abad IV, Evagrius, menggambarkan tahap-tahap yang akan kita lalui dalam perjalanan dan perziarahan rohani kita, yaitu :
Label:
berdoa,
bertumbuh,
cinta kasih,
doa sederhana,
ego,
hadirat-Allah,
kata doa,
katekese,
kebenaran,
kegembiraan,
keheningan,
Kerajaan Allah,
kontemplatip,
perziarahan
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Selasa, 30 Agustus 2011
ALLAH ADALAH CINTA
Bila kita menemukan roh kita, diri kita yang sejati, maka ini merupakan sebuah pengalaman sukacita yang tak terlukiskan, sukacita yang membebaskan. Agar kita dapat secara berangsur-angsur menanggalkan segala imajinasi yang sudah melekat dengan kita, memerlukan sikap tertentu yang sangata ditekankan dalam ajaran St Paulus yaitu keberanian, iman, komitmen dan ketekunan. Sifat-sifat inilah yang memampukan kita untuk bertahan dengan komitmen harian kita dalam perziarahan rohani, ketekunan untuk bermeditasi dua kali sehari dan ‘semangat kemiskinan’ yang terjadi karena kita dengan setia mengucapkan mantra kita. Buah-buah roh ini tidak muncul dengan sendirinya tetapi merupakan buah-buah cinta kasih, anugerah dari Roh Kudus yang membawa kita kepada diri-Nya, kepada cinta yang mendalam. Tidak ada jalan menuju kebenaran atau Roh yang bukan jalan cinta. Allah adalah cinta.
Langganan:
Postingan (Atom)










