Tampilkan postingan dengan label kebenaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebenaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2015

MINGGU KEEMPAT PRAPASKAH



WCCM lent Reflections2015
Sunday 4th  Week Lent
Yoh 3:14-21:
“.. melakukan yang benar, ia datang kepada terang.”

Berita televisi akhir-akhir ini menayangkan seorang mantan bankir diwawancarai oleh seorang reporter yang mengikutinya menyusuri jalan dan mengulangi pertanyaan yang sama tentang korupsi dan menerima tanggapan yang sama, ‘no comment’. Dalam adegan tersebut ada sesuatu yang sangat mengganggu dan mencolok. Invasi privasi umum dan mempermalukan. Tuntutan kebenaran yang mendesak dan menolak untuk bicara yang mengatakan lebih dari kata-kata.

Rabu, 15 Mei 2013

Didalam Roh ada kebenaran

"Tapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Mat 6:33). Pada kenyataannya bahwa kita, diri kita yang sesungguhnya, berakar pada keheningan di pusat diri kita. Bagi kita keheningan ini merupakan kenyataan hidup kita yang sulit di tangkap. Masalahnya adalah karena kita selalu diganggu oleh pikiran dan kelekatan diri yang tidak teratur. Tetapi Roh selalu menunggu kita dengan sabar dalam keheningan abadi. Perziarahan meditasi mengajarkan kita bahwa di dalam roh dan kebenaran, kita sudah berada disana, bersama Bapa kita yang telah memanggil kita, yang telah menciptakan dan mencintai kita.

Rabu, 30 Januari 2013

Jalan, Kebenaran dan Hidup


Saya sungguh-sungguh yakin pada tradisi (pengalaman dan tradisi menjadi satu) yang percaya bahwa semakin kita 'berpikir' tentang Tuhan, membuat gambaran atau imajinasi kita sendiri tentang-Nya maka semakin kurang kita dapat mengalami-Nya. 

Minggu, 23 September 2012

Perjalanan Meditasi Kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm


Perjalanan meditasi pada dasarnya adalah sebuah perziarahan ke dalam pusat hati kita, tempat yang sangat suci di mana Roh Kudus tinggal dan kita menemukan Kristus. Bapa padang gurun abad IV, Evagrius, menggambarkan tahap-tahap yang akan kita lalui dalam perjalanan dan perziarahan rohani kita, yaitu :


Selasa, 20 September 2011

MENYEMBAH DIA DALAM ROH & KEBENARAN

"... Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
(Yohanes 4:24)

Jika kita ingin menyadari karunia hidup kita yang sebenarnya, kita perlu melihat panggilan kita yaitu panggilan yang sama dengan panggilan Kristus. Panggilan kita adalah melakukan kehendak Bapa, menyembah-Nya di kedalaman diri kita, untuk menyembah Dia dalam roh dan kebenaran. Dengan menyembah Dia, kita di panggil untuk menerima cinta yang tanpa syarat. Mengucapkan mantra dengan rendah hati dan mengucapkannya dengan setia merupakan jalan bagi kita untuk menyembah Allah dan meletakkan hidup kita dibawah naungan-Nya.