Tampilkan postingan dengan label kemurnian hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemurnian hati. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Maret 2014
TERBUKA PADA HADIRAT ILAHI
Rabu, 14 Agustus 2013
Meditasi Memurnikan Roh Kita
Meditasi merupakan suatu cara
untuk memurnikan diri kita. Setiap kali kita mengucapkan mantra, kita
memurnikan, kita menjernihkan roh kita. Perjalanan meditasi selama hidup kita
adalah untuk mengembalikan roh kita agar menjadi jernih kembali sehingga tembus
cahaya. Roh kita seperti sebuah cermin dan apa yang kita lihat di cermin adalah
pantulan dari diri kita sendiri. Tetapi dasar kaca dari cermin harus di
dihilangkan dan dibersihkan. Itu karena bagian belakang kaca seluruhnya
diliputi oleh lapisan yang tidak diperlukan, yang tidak penting bagi kehidupan
kita, dilapisi oleh segala gambaran-gambaran yang kita kumpulkan.
Jumat, 05 April 2013
Terang-Nya bercahaya dalam hati kita
Jangan dilupakan bahwa di dalam hati yang murni terkandung kesetiaan
kita dalam mengucapkan mantra. Kesetiaan pada mantra dari awal sampai
akhir setiap meditasi akan membawa kita pada kesederhanaan dan kepolosan
karena dengannya kita dapat menyangkal diri. Kemantapan untuk
mewartakan Kristus, pertimbangan (diskresio) yang dibutuhkan untuk
melihat bagaimana kita dapat melakukannya hari ini, dan keberanian untuk
bersaksi tentang Kristus dari pengalaman kita sendiri tentang-Nya,
timbul dari kesetiaan kita bermeditasi setiap hari dan pada mantra kita.
Selasa, 05 Maret 2013
Meditasi Membuka Cara Pandang Baru
Lent Daily Reflections by Laurence Freeman OSB
Senin Minggu III Prapaskah
Dengan sedikit penyesuaian saja bisa
membuat perubahan besar. Bayangkan bila ada besarnya jarak sehubungan
dengan kesalahan kecil saja pada pengaturan arah kompas pesawat luar angkasa
yang jarak tempuhnya sangat jauh. Atau pengalaman singkat pada masa kanak-kanak
sehingga yang terbentuk pola selama bebera puluh tahun dekade sebelum dapat dikoreksi dampaknya.
Senin, 04 Maret 2013
Keluar Dari Rutinitas
Lent Daily Reflections - Laurence Freeman, OSB.
Minggu Ketiga Prapaskah.
Minggu Ketiga Prapaskah.
Dunia itu duniawi benar. Berada dalam
keduniawian tidak semenarik seperti kenyataannya. Bagi sebagian besar orang,
kehidupan adalah sesuatu rutinitas.
Bahkan ketika
kehidupan dibangun oleh kasih setia atau pencarian kebenaran atau nafsu tak
seorangpun dapat luput dari rasa bosan. Jadi, kita melarikan diri dari dunia
yang mengulang-ulang dan tak ada tantangan dengan menjadi penonton yang
menonjol dan menakjubkan. Kita menonton olah raga, film laga, opera sabun yang
sangat menonjol. Dan kita suka menonton pesta pernikahan kerajaan dan upacara
pemakaman paus.
Jumat, 01 Maret 2013
Menjaga Hati
Lent Daily Reflections - Laurence Freeman, OSB.
Kamis Minggu II Prapaskah.
Kamis Minggu II Prapaskah.
Kebanyakan dari kita sekarang ini mungkin
merasakan sedikit bahkan kegagalan yang sangat terhadap latihan prapaskah kita.
Kita tidak menyelesaikannya dengan baik. Atau barangkali kita seharusnya dapat
melakukannya dengan lebih baik. Pemeriksaan hati nurani sesekali dapat
bermanfaat untuk menghilangkan umpan balik negatif yang memutar kita turun. Hal
ini juga dapat membantu untuk memutuskan rasa sadar diri yang mendasari
pemisahan antara yang nyata dan yang dibuat-buat.
Label:
Daily Lent Reflections,
kemurnian hati,
meditasi,
menjaga hati,
penerimaan diri,
pengenalan diri,
pengendalian diri,
Pra Paskah,
praktek meditasi,
rendah hati
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Rabu, 27 Februari 2013
Kebiasaan yang Memberi Kehidupan
Lent Daily Reflections - Fr. Laurence Freeman, OSB
Rabu Minggu II Prapaskah.
Marilah kita
kembali pada topik kebiasaan. Prapaskah adalah mengenai kebiasaan. Mark Twain
mengatakan tidak ada yang perlu diperbaiki selain kebiasaan orang lain.
(Ambillah balok dari matamu sendiri sebelum menunjuk adanya selumbar di mata
orang lain).
Rabu Minggu II Prapaskah.
Prapaskah adalah
tentang memperbaiki kebiasaan diri kita sendiri.
Rabu, 06 Februari 2013
Mengapa Seseorang Sebaiknya Bermeditasi?
Mengapa anda sebaiknya
bermeditasi? Mengapa seseorang sebaiknya bermeditasi? Tradisi menyampaikan
kepada kita bahwa setiap orang memerlukan meditasi bila kita ingin hidup secara
utuh, bila kita ingin roh kita berkembang secara penuh, dan apa yang kita
perlukan adalah "hati yang murni" - persepsi yang jelas untuk melihat
kenyataan sebagaimana adanya, untuk melihat diri kita sebagaimana adanya,
melihat Tuhan sebagai Tuhan yakni Cinta yang absolut. Untuk dapat melihat
semuanya ini kita memerlukan hati yang murni yang berarti bahwa kita dapat
melihat kemuka dengan jelas tanpa adanya refraksi dari penglihatan kita karena
dibelokkan oleh prisma ego kita.
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Senin, 06 Agustus 2012
Sinar Cinta
Siriakus Maria Ndolu, OCarm.
"Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yoh 3:14-16)
Meditasi adalah sebuah proses yang memungkinkan kita untuk memiliki "MATA KETIGA". ia membantu kita, tidak untuk melihat segala sesuatu yang berbeda-beda, tetapi untuk melihat segala sesuatu "secara berbeda"! Itulah fungsi "Mata ketiga" kita: melihat secara berbeda! Di dalam meditasi, kita mengangkat aspek gelap hidup kita seperti cacat cela dan berbagai kelemahan kita kedalam sinar cinta Allah dimana aspek gelap diri kita mati.
Label:
doa hening,
doa iman,
doa sederhana,
kasih Allah,
kejernihan batin,
kemurnian hati,
Mata ketiga,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
murah hati
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Kamis, 31 Mei 2012
Kemurnian Hati
Siriakus M. Ndolu OCarm
Meditasi sebagai jalan kepada kemurnian hati adalah syarat yang sangat perlu bagi tercapainya tujuan kehidupan kristiani, yaitu melihat Allah secara jelas. Meditasi adalah praktek untuk memperoleh kemurnian hati, yang adalah syarat untuk melihat Allah secara jelas seperti Sabda Yesus : "Berbahagialah mereka yang murni hatinya karena mereka akan melihat Allah."
Label:
doa,
kata doa,
kemurnian hati,
kesederhanaan,
kesetiaan,
ketaatan,
Meditasi Kristiani
Lokasi:
Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)

