Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 November 2014

Menerima Sesama Kita

Dan sesungguhnya Kristus sendiri yang memberikan perintah ini kepada kita: "Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya" (1 Yoh 4:19-21). Hendaklah kita menangkap dengan jelas apa yang dikatakan oleh St. Yohanes yaitu bahwa kita tidak dapat memilih mengasihi Allah atau sesama kita. Kita mengasihi keduanya atau tidak sama sekali. 

Rabu, 05 Maret 2014

TERBUKA PADA HADIRAT ILAHI

...Dalam hadirat Allah, kita menjadi diri kita yang sesungguhnya, sebagai mahluk yang diciptakan oleh Allah, mahluk yang ditebus oleh kasih Yesus, mahluk yang menjadi bait Roh Kudus...

Rabu, 01 Januari 2014

KESETIAAN BERMEDITASI



  ... Keheningan doa kita merupakan kesempatan bagi kita untuk keluar dari kegelapan malam, memasuki malam dimana kita dipenuhi oleh cahaya cinta....

Senin, 25 November 2013

Terbuka pada Cinta-Nya



Meditasi meminta kemurahan hati kita karena meditasi meminta segalanya. Kita diminta untuk meninggalkan keinginan kita dan tidak menginginkan sesuatu yang lain. Meditasi meminta keterbukaan kita pada panggilan Tuhan, akan rencana-Nya untuk kita, akan Cinta-Nya untuk kita. Dalam meditasi anda menemukan bahwa Cinta-Nya untuk anda.

Sabtu, 26 Oktober 2013

KEKUATAN CINTA



Coba ingat segala peristiwa yang tak terhitung jumlah dalam hidup kita yang tidak terjadi sesuai harapan. Kemudian refleksikan, apakah kita dapat mencegah semuanya ini? Apa yang dapat menyembuhkan luka-luka ini? Dalam setiap kasus, jawabannya ialah "kekuatan cinta". Cinta itu menyembuhkan, membuat sesuatu menjadi baru, memenuhi kita dengan harapan, membebaskan kita dari penjara egoisme kita. 

Senin, 11 Maret 2013

Kisah Dua Orang Bersaudara


Lent  Daily Reflections - Laurence Freeman
Hari Minggu IV Prapaskah 2013


Takut dan dendam adalah dua kekuatan yang paling merusak dalam hati manusia. Ketika kita dalam cengkeramannya, kita diyakinkan bahwa perasaan-perasaan itu benar. Masing-masing melampiaskan kejahatannya ke segala segi kehidupan kita karena mereka bertumbuh, atau jadi semakin buruk, dengan diyakinkan bahwa kita dikasihi bukan untuk diri kita sendiri. Kita boleh mengenal cinta, bahkan mencintai, tetapi sinarnya perlu waktu agar dapat menembus kedalaman yang paling gelap dari pikiran kita. Keselamatan, penebusan, pencerahan, pembebasan - terdapat di dalam cahaya kasih yang menghalau semua kegelapan yang masih tersisa.

Rabu, 17 Oktober 2012

Ketekunan: Pintu menuju Hidup yang Berbuah



Fr. Siriakus Maria Ndolu, OCarm

 "Yang menabur dengan bercucuran air mata, 
akan menuai dengan bersorak-sorai,
Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya;
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panennya"
(Mzm 126:5-6)

Dalam perjalanan rohani, ketekunan merupakan sikap mental-sikap batin atau keutamaan yang hakiki. Ketekunan memampukan orang untuk terus berada dalam perjalanannya bahkan ketika ia memasuki padang gurun. Nasihat para pertapa kuno : "bertahan, jangan lari" merupakan nasihat untuk tetap bertekun.

Minggu, 02 September 2012

Meditasi : Mengaitkan kembali kita dengan pusat diri kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm


Meditasi hanyalah suatu cara untuk datang ke pusat diri kita sendiri, dan tetap berada pada pusat diri itu dalam keadaan siaga, hidup dan diam. Masalah besar dalam kehidupan banyak orang adalah biasa hidup dalam suatu level yang luar biasa dangkal.

Dengan bermeditasi, untuk menemukan jalan kita menuju ke kedalaman hati kita sendiri. Ketika bermeditasi kita meninggalkan tingkat dangkal kehidupan kita dibelakang, dan memasuki sesuatu yang mendalam. Melalui meditasi kita meninggalkan hal-hal yang kebetulan lewat, hal-hal yang berlangsung sebentar saja dalam kehidupan dan masuk kedalam kehidupan yang abadi. Tujuan akhir dari semua agama ialah, berhubungan kembali dengan pusat diri kita sendiri.

Jumat, 26 Agustus 2011

KEKUATAN CINTA



Coba ingat segala peristiwa yang tak terhitung jumlah dalam hidup kita yang tidak terjadi sesuai harapan. Kemudian refleksikan, apakah kita dapat mencegah semuanya ini? Apa yang dapat menyembuhkan luka-luka ini? Dalam setiap kasus, jawabannya ialah “kekuatan cinta”. Cinta itu menyembuhkan, membuat sesuatu menjadi baru, memenuhi kita dengan harapan, membebaskan kita dari penjara egoisme kita.


Selasa, 08 Februari 2011

MEDITASI MENUJU KETERBUKAAN TAK TERBATAS


Meditasi meminta kemurahan hati kita karena meditasi meminta segalanya. Kita diminta untuk meninggalkan keinginan kita dan tidak menginginkan sesuatu yang lain. Meditasi meminta keterbukaan kita pada panggilan Tuhan, akan rencana-Nya untuk kita, akan Cinta-Nya untuk kita. Dalam meditasi anda menemukan bahwa Cinta-Nya untuk anda.

Begitu banyak orang ketika mereka mendengar meditasi untuk pertama kali, mereka akan berpikir bahwa meditasi itu sangat kering, intelektual, tidak memakai perasaan baik emosi maupun afeksi. Tetapi sebenarnya mereka keliru. Meditasi adalah komitmen dan keterbukaan pada cinta yang tidak terbatas, dan cinta ini bagai air mancur yang menyembur dari dalam hati anda.

Mantra seperti jarum sebuah kompas. Ia akan selalu menunjukkan arah panggilan anda. Ia menunjukkan ke arah yang tepat yang anda harus ikuti, beralih dari diri kita kepada Allah dan, kemanapun ego kita membawa kita, jarum kompas selalu setia menunjukkan arah pada kita. Kalau kita mengucapkan mantra dengan setia dan dengan cinta, maka ia akan memperlihatkan pada anda arah menuju Tuhan dan hanya di dalam Tuhan panggilan kita yang sebenarnya dinyatakan.

(The Teaching of John Main on Christian Meditation – WCCM Sby)