Meditasi merupakan pembelajaran untuk menjadi peka, dan untuk
menyadarkan kita akan hadiratNya di dalam hati kita. Hadirat-Nya dalam diri
kita mengajarkan kita bahwa kita semua menjadi utuh dengan kekuatan cinta-Nya
dan jika kita mempunyai kontak dengan kedalaman diri kita, kita menemukan bahwa
diri kita bukan lagi sebagai diri yang terisolasi. Setiap dari kita, dalam
misteri Kristus yang tinggal dalam hati kita, dipanggil untuk mencinta dan
dicinta melebihi dari semua yang dapat memecah belah.
Tampilkan postingan dengan label kasih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasih. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 Desember 2017
Jumat, 13 Maret 2015
JUMAT MINGGU KETIGA PRAPASKAH
WCCM Lent
Reflections 2015
Friday 3rd
Week Lent
Markus
12:28-34:
“Kasihilah
Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.”
Saya harap anda sudah
menghafal ayat Injil hari ini seperti yang saya anjurkan karena anda akan
melatih ingatan anda dari sekarang, dan tidak masalah jika Injil hari ini
sedikit lebih panjang. Lebih panjang tapi lebih sederhana daripada yang
lainnya: jawaban-Nya atas pertanyaan ‘hukum manakah yang paling utama?’
Jumat, 05 Desember 2014
Hidup Dengan Cinta Kasih
Nasihat praktis dari Meditasi Kristiani adalah, dengan kesetiaan kita pada ziarah iman ini dan keterbukaan kita pada cinta yang bersemayam dalam diri kita, kita mulai memahami bahwa pekerjaan mulia dalam hidup ini adalah mengkomunikasikan cinta kasih ini, untuk membantu orang lain melihat cahaya ini. Jika kita sendiri memahami ini dan melihat semuanya dengan cahaya cinta kasih, kita belajar untuk hidup dengan cinta kasih.
Selasa, 18 November 2014
Menerima Sesama Kita
Dan sesungguhnya Kristus sendiri yang memberikan perintah ini kepada kita: "Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya" (1 Yoh 4:19-21). Hendaklah kita menangkap dengan jelas apa yang dikatakan oleh St. Yohanes yaitu bahwa kita tidak dapat memilih mengasihi Allah atau sesama kita. Kita mengasihi keduanya atau tidak sama sekali.
Kamis, 20 Maret 2014
KAMIS MINGGU KEDUA PRAPASKAH
WCCM Daily Lent Reflections
Thursday Lent Week 2
Thursday Lent Week 2
Ketika
batas-batas menjadi jelas, kasih menunjukkan dirinya secara progresif sebagai
kekuatan realitas utama. Kasih tidak terbatas. Kasih juga tidak memiliki awal
mula - kecuali pada saat kasih diubah ke dalam keabadian oleh penampilannya.
Kamis, 28 Maret 2013
Kamis Putih 2013
Holly Week Reflections
Dia selalu mengasihi mereka yang menjadi miliknya di dunia, namun sekarang Dia menunjukkan betapa sempurna kasih-Nya itu.
oleh : Laurence Freeman, OSB.
Dia selalu mengasihi mereka yang menjadi miliknya di dunia, namun sekarang Dia menunjukkan betapa sempurna kasih-Nya itu.
Pada ritual perjamuan
terakhir yang Yesus adakan bersama sahabat-sahabat-Nya, Dia merayakannya dengan
penuh semangat dan kasih sehingga Dia menjadi santapan. Simbol roti dan anggur,
buah-buah hasil bumi dan bahan pokok makanan lokal sehari-hari, muncul sebagai
makanan dan perayaan.
Minggu, 24 Maret 2013
Minggu Palma 2013
Holly Week Reflections
oleh : Laurence Freeman, OSB
Tanpa kasih tidak ada belas kasih. Eros juga harus ada dalam adonan jika harus
ada agape. Jika tidak ada rasa ketertarikan tidak ada yang dapat mendorong kita
memasuki transendensi.
Tetapi kasih dapat
terlepas dari formula ini dan berdiri sendiri – hanya melayani nafsu dan
kepentingan-kepentingannya sendiri. Kasih berubah menjadi kekuatan jahat dalam
jiwa kita yang mengakibatkan kehancuran dunia di sekitar kita. Kita terpental
kesana kemari dari hasrat menjadi kejenuhan sebelum kita mulai mencari obyek
lain untuk diinginkan. Kecanduan segera mengajarkan kita penderitaan yang
terkandung di dalamnya. Bagaimana hal ini terjadi, ceritanya sungguh rumit.
Namun jalan keluarnya sederhana: mengijinkan diri anda untuk dikasihi.
Label:
berdoa,
cinta kasih,
doa,
doa iman,
doa sederhana,
holly week reflections 2013,
kasih,
kasih Allah,
Lent Daily Reflections,
Minggu Palma 2013,
Prapaskah
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Senin, 11 Maret 2013
Kehidupan
Lent Daily Reflections - Laurence Freeman, OSB
Hari Senin Minggu IV Prapaskah 2013
Hari Senin Minggu IV Prapaskah 2013
Kehidupan adalah
sebuah cerita dengan banyak kisah-kisah dan orang-orang yang mencintai
kehidupan suka akan kisah-kisah. Suatu pertanda buruk bila tidak ada kisah yang
mengacau, menghibur atau menyedihkan anda. John Main mengajarkan meditasi
karena dia sekedar hanya ingin berbagi yang telah ia temukan dengan orang lain:
karunia meditasi untuk menguatkan kita dan membimbing kita terus menerus agar
mendapatkan pengalaman dan makna sepenuhnya tentang kehidupan. Beliau adalah
seorang pendongeng yang handal. Saya masih ingat pada suatu petang beliau
menceritakan kisah berikut di suatu kelompok meditasi:
Kisah Dua Orang Bersaudara
Lent Daily Reflections - Laurence Freeman
Hari Minggu IV Prapaskah 2013
Takut dan dendam adalah dua kekuatan yang paling merusak dalam hati
manusia. Ketika kita dalam cengkeramannya, kita diyakinkan bahwa
perasaan-perasaan itu benar. Masing-masing melampiaskan kejahatannya ke segala
segi kehidupan kita karena mereka bertumbuh, atau jadi semakin buruk, dengan
diyakinkan bahwa kita dikasihi bukan untuk diri kita sendiri. Kita boleh
mengenal cinta, bahkan mencintai, tetapi sinarnya perlu waktu agar dapat
menembus kedalaman yang paling gelap dari pikiran kita. Keselamatan, penebusan,
pencerahan, pembebasan - terdapat di dalam cahaya kasih yang menghalau semua
kegelapan yang masih tersisa.
Rabu, 17 Oktober 2012
Ketekunan: Pintu menuju Hidup yang Berbuah
Fr. Siriakus Maria Ndolu, OCarm
"Yang menabur dengan bercucuran air mata,
akan menuai dengan bersorak-sorai,
Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya;
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panennya"
(Mzm 126:5-6)
Dalam perjalanan rohani, ketekunan merupakan sikap mental-sikap batin atau keutamaan yang hakiki. Ketekunan memampukan orang untuk terus berada dalam perjalanannya bahkan ketika ia memasuki padang gurun. Nasihat para pertapa kuno : "bertahan, jangan lari" merupakan nasihat untuk tetap bertekun.
Senin, 07 Mei 2012
Merayakan Kasih Tuhan
Siriakus Maria Ndolu, OCarm
Kasih harus dipestakan, itulah sesungguhnya yang dilakukan Yesus pada malam perjamuan terakhir. Yesus mengungkapkan cinta-Nya dengan makan bersama. Ia memberi Roti Kehidupan yaitu Tubuh dan Darah-Nya sendiri, dengan harapan agar setelah para murid-Nya dikuatkan dan dikenyangkan oleh makanan itu, mereka melayani umat. Dan itu diungkapkan Yesus dengan mencuci kaki para murid-Nya, Yesus melayani.
Label:
berbagi,
kasih,
kata doa,
keheningan,
kejernihan batin,
pelayanan
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Rabu, 25 April 2012
Hidup yang Berakar pada Kristus
Siriakus Maria Ndolu, OCarm.
(Meditasi Krsitiani, jalan sderhana menjumpai Allah)
Yesus memilih dan mengangkat Petrus sebagai "gembala atas domba-domba-Nya". Sebagai pemimpin orang-orang yang percaya kepada-Nya. Senbelum memilih Petrus, Yesus terlebih dulu bertanya kepadanya, "apakah engkau mengasihi Aku?". Yesus menghendaki agar siapa yang dipilih menjadi Pemimpin Kristiani (para pengikut Kristus). haruslah yang "mengasihi Diri-Nya Sang Kristus".
Label:
damai,
hening,
kasih,
keheningan,
mengapa bermeditasi
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Minggu, 05 Februari 2012
Pengalaman akan Kasih
Pria dan wanita
yang benar-benar spiritual adalah pria dan wanita yang harmonis dengan siapapun
yang mereka temui. Anda bertemu dengan orang-orang tidak berdasarkan kompetisi
atau memproyeksikan image apapun pada mereka tentang siapa anda, atau anda
ingin menjadi apa, atau berpikir anda harus menjadi apa. Anda mulai bertemu
dengan siapa saja apa adanya anda, pribadi anda, nyaman, menerima keberadaan
anda. Anda menerimanya karena, dalam
keheningan meditasi anda, anda mengetahui bahwa anda diterima.
Sabtu, 20 Agustus 2011
HANYA IMAN YG BEKERJA OLEH KASIH.
Saya pikir sulit bagi kita pada abad 20 ini karena kita tinggal di masyarakat yang materialistis. Masyarakat yang memandang semuanya dari segi kepemilikannya dan walaupun jika kita secara lahiriah tampak lebih mementingkan hal-hal yang rohani, kita dengan mudah menjadi materialistis secara rohani. Sebagai ganti mengumpulkan uang, kita berusaha mengumpulkan karunia atau pengalaman rohani.
Tetapi jalan doa ini adalah jalan untuk bebas lepas dan penyerahan, dan ini merupakan hal yang sulit bagi kita karena kita telah diajarkan untuk mencapai keberhasilan, kita telah diajar pentingnya menjadi pemenang, bukan kekalahan. Tetapi Yesus mengatakan “Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya” (Mat 16:25). Dan mengucapkan mantra adalah tanggapan dari perintah Yesus untuk sepenuhnya berada dalam naungannya, untuk member pada-Nya perhatian kita yang tidak terbagi, untuk member pada-Nya hati kita yang tidak terbagi, untuk berada dalam keadaan yang tidak terbagi, atau dengan kata lain bersatu dengan Dia.
Langganan:
Postingan (Atom)












