Sebuah kisah tentang penampilan pertama dalam Injil itu (lih Yoh 1:35-39). Dengan membacanya kita barangkali dibantu untuk menempatkan diri kita pada momen peristiwa itu terjadi. Dalam cara ini kita melihat bagaimana kita merasa terlibat dan menjadi bagian dari kisah itu.
Tampilkan postingan dengan label mengapa bermeditasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengapa bermeditasi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 31 Oktober 2012
Kamis, 02 Agustus 2012
Sekali lagi tentang Pengenalan Meditasi Kristiani
Doa ini dapat ditemukan sepanjang jaman dalam tradisi Kristiani, dalam jemat Gereja perdana.
Fr. John Main, OSB seorang rahib Benediktin kelahiran London 1926, menemukan tradisi doa ini dalam ajaran Yohanes Kasianus dan para bapa dan ibu Padang Gurun dari abad ke 4, yang semuanya kemudian mempengaruhi ajaran St. Benediktus tentang doa.
Fr. John Main, OSB seorang rahib Benediktin kelahiran London 1926, menemukan tradisi doa ini dalam ajaran Yohanes Kasianus dan para bapa dan ibu Padang Gurun dari abad ke 4, yang semuanya kemudian mempengaruhi ajaran St. Benediktus tentang doa.
Selanjutnya Dom John Main membawa dan mengenalkan kembali kepada kita bentuk doa ini dan dikenal sebagai sebuah bentuk doa yang
relevan dan sangat diperlukan oleh orang-orang modern.
Label:
Christian Meditation,
diam,
hening,
keheningan,
Meditasi Kristiani,
mengapa bermeditasi,
model doa,
praktek meditasi,
sederhana
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Rabu, 25 April 2012
Hidup yang Berakar pada Kristus
Siriakus Maria Ndolu, OCarm.
(Meditasi Krsitiani, jalan sderhana menjumpai Allah)
Yesus memilih dan mengangkat Petrus sebagai "gembala atas domba-domba-Nya". Sebagai pemimpin orang-orang yang percaya kepada-Nya. Senbelum memilih Petrus, Yesus terlebih dulu bertanya kepadanya, "apakah engkau mengasihi Aku?". Yesus menghendaki agar siapa yang dipilih menjadi Pemimpin Kristiani (para pengikut Kristus). haruslah yang "mengasihi Diri-Nya Sang Kristus".
Label:
damai,
hening,
kasih,
keheningan,
mengapa bermeditasi
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Minggu, 12 Februari 2012
Meninggalkan diri kita
Inilah kata-kata Yesus dalam Injil Matius:
“Setiap orang yang mau
mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya;
tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa
gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah
yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? (Mat 16: 24-26)
Minggu, 05 Februari 2012
Pengalaman akan Kasih
Pria dan wanita
yang benar-benar spiritual adalah pria dan wanita yang harmonis dengan siapapun
yang mereka temui. Anda bertemu dengan orang-orang tidak berdasarkan kompetisi
atau memproyeksikan image apapun pada mereka tentang siapa anda, atau anda
ingin menjadi apa, atau berpikir anda harus menjadi apa. Anda mulai bertemu
dengan siapa saja apa adanya anda, pribadi anda, nyaman, menerima keberadaan
anda. Anda menerimanya karena, dalam
keheningan meditasi anda, anda mengetahui bahwa anda diterima.
Minggu, 29 Januari 2012
Hidup Dari Pusat
Masalah besar dengan kehidupan sebagian besar kita adalah bahwa kita hidup pada tingkat yang luar biasa dangkal. Kita cenderung untuk lebih memperhatikan apa yang baru, apa yang terakhir. Alih-alih melihat hidup kita secara menyeluruh dan sebagai proses pertumbuhan, kedewasaan, dan peningkatan kedalaman, sebaliknya kita hanya berpindah dari satu hal ke hal yang lain. Kita kehilangan rasa adanya hubungan antara kejadian-kejadian tersebut, sehingga hidup kita dapat dengan mudah terganggu. Jika kita menghidupi hidup kita dengan berpindah dari satu hal baru ke hal baru yang lain, dengan cepat kebosanan akan menghampiri kita. Tampaknya tidak ada sesuatu yang dapat memuaskan kita jika kita hanya memperhatikan hal-hal yang ada di luar diri kita. Kita tidak dapat menemukan arti yang sebenarnya di luar diri kita.
Jumat, 20 Januari 2012
Berpusat pada Allah
Inti dari meditasi adalah belajar untuk mundur dan mengijinkan Allah masuk berada di depan hidup anda. Meditasi adalah mengambil langkah menjauh dari berpusat pada diri sendiri ke berpusat pada Allah. Hasilnya adalah kita menemukan tempat kita yang seharusnya di dunia ini. Kita menemukan di mana tempat kita seharusnya.
Kita menemukan relasi kita dalam urutan yang benar – relasi kita satu sama lain, relasi kita dengan ciptaan dan relasi kita dengan Allah. Kita menemukan bahwa kita benar-benar memiliki tempat yang penting dalam rencana Allah, kita masing-masing menanggapi secara unik karunia penciptaan kita. Kita menemukan harga diri kita, karunia unik kita, karunia penciptaan kita.
Sabtu, 14 Januari 2012
Kepenuhan Hidup
Hal yang paling penting bagi kita semua adalah untuk menghidupi hidup kita secara penuh; sejauh kita bisa, untuk menyadari potensi kita. Meditasi adalah proses di mana kita berhubungan dengan pusat kreatif dari keberadaan kita, dan di mana energi kreatif tersebut dilepaskan di dalam diri kita. Di dalam dunia sekular modern kita, kita dengan mudah melupakan bahwa kita memiliki asal keilahian, sumber ilahi.
Sabtu, 07 Januari 2012
Kepenuhan Keberadaan
Takdir yang kita masing-masing miliki, sebagai umat Kristiani, sebagai manusia, adalah untuk mencapai kepenuhan keberadaan, kepenuhan Tuhan sendiri. Dengan kata lain, kita masing-masing terpanggil untuk berkembang tanpa batas dan tanpa henti. Saat kita meninggalkan ego kita yang sempit, kita masuk ke dalam misteri Allah. Yesus mengatakan kepada kita bahwa RohNya dapat ditemukan dalam hati kita.
Langganan:
Postingan (Atom)








