Tampilkan postingan dengan label damai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label damai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Maret 2014

TERBUKA PADA HADIRAT ILAHI

...Dalam hadirat Allah, kita menjadi diri kita yang sesungguhnya, sebagai mahluk yang diciptakan oleh Allah, mahluk yang ditebus oleh kasih Yesus, mahluk yang menjadi bait Roh Kudus...

Rabu, 26 Juni 2013

Perasaan Damai Yang Berbahaya




Guru doa ternama dari abad keempat, Yohanes Kassianus, telah mencatat bahaya ini dengan apa yang ia sebut sebagai 'pax perniciosa', perasaan damai yang berbahaya. Pax Perniciosa harus diingat jika kita berpikir bahwa, "Saya sudah berjalan cukup jauh dan tidak dapat berjalan lebih jauh lagi, maka cukup sampai disini saja'. Perniciosa berarti sesuatu yang merusak atau berakibat fatal. 

Minggu, 02 September 2012

Meditasi : Mengaitkan kembali kita dengan pusat diri kita

Siriakus Maria Ndolu, OCarm


Meditasi hanyalah suatu cara untuk datang ke pusat diri kita sendiri, dan tetap berada pada pusat diri itu dalam keadaan siaga, hidup dan diam. Masalah besar dalam kehidupan banyak orang adalah biasa hidup dalam suatu level yang luar biasa dangkal.

Dengan bermeditasi, untuk menemukan jalan kita menuju ke kedalaman hati kita sendiri. Ketika bermeditasi kita meninggalkan tingkat dangkal kehidupan kita dibelakang, dan memasuki sesuatu yang mendalam. Melalui meditasi kita meninggalkan hal-hal yang kebetulan lewat, hal-hal yang berlangsung sebentar saja dalam kehidupan dan masuk kedalam kehidupan yang abadi. Tujuan akhir dari semua agama ialah, berhubungan kembali dengan pusat diri kita sendiri.

Rabu, 25 April 2012

Hidup yang Berakar pada Kristus

Siriakus Maria Ndolu, OCarm.
 (Meditasi Krsitiani, jalan sderhana menjumpai Allah)
Yesus memilih dan mengangkat Petrus sebagai "gembala atas domba-domba-Nya". Sebagai pemimpin orang-orang yang percaya kepada-Nya. Senbelum memilih Petrus, Yesus terlebih dulu bertanya kepadanya, "apakah engkau mengasihi Aku?". Yesus menghendaki agar siapa yang dipilih menjadi Pemimpin Kristiani (para pengikut Kristus). haruslah yang "mengasihi Diri-Nya Sang Kristus". 

Sabtu, 15 Januari 2011

MEDITASI MENJADIKAN DAMAI



Meditasi adalah cara yang baik untuk mengatasi segala macam pelanturan karena tujuan dari kata-doa adalah untuk menjadikan pikiran anda damai, hening dan dapat berkonsentrasi. Tidak untuk membawa pikiran kita bersandar pada pikiran-pikiran suci tetapi melampauinya segala pikiran.

Mantra bagaikan sebuah bajak yang mengolah pikiran kita dan mengesampingkan yang lain - 'membuat tanah yang kasar menjadi rata'. Anda ingat apa yang dikatakan oleh Kasianus "membuang dan menolak kekayaan pikiran kita". Itu dikarenakan pikiran kita 'ringan dan mengembara', bagai bulu yang terbang dengan tiupan angin . Kasianus menyarankan mantra sebagai cara untuk mengatasi pelanturan dan menjadi stabil.

Pada pokoknya seni untuk mengucapkan mantra ialah mengucapkannya, mendengarkannya dan mengabaikan semua gangguan. Berikan prioritas utama pada mantra diatas segala-galanya. Lama kelamaan, setelah anda cukup teratur mengucapkan mantra, pelanturan akan berkurang. Guru saya selalu mengatakan bahwa ada tiga tujuan utama waktu anda mulai bermeditasi : Tujuan pertama adalah mengucapkan mantra selama meditasi anda. Itu tujuan utama dan mungkin dapat dicapai dalam satu tahun atau mungkin sepuluh tahun. Tujuan kedua adalah mengucapkan mantra anda dan dengan tenang menghadapi segala gangguan yang datang. Dan tujuan yang ketiga adalah mengucapkan mantra seluruh waktu meditasi anda tanpa ada gangguan.

(The Teaching of John Main on Christian Meditation - wccm sby)