Guru
doa ternama dari abad keempat, Yohanes Kassianus, telah mencatat bahaya ini
dengan apa yang ia sebut sebagai 'pax perniciosa', perasaan damai yang
berbahaya. Pax Perniciosa harus diingat jika kita berpikir bahwa, "Saya
sudah berjalan cukup jauh dan tidak dapat berjalan lebih jauh lagi, maka cukup
sampai disini saja'. Perniciosa berarti sesuatu yang merusak atau berakibat
fatal.
