Ada seorang ibu dari Irlandia datang ke salah satu kelompok meditasi beberapa bulan yang lalu. Dan saya mengatakan kepada kelompok bahwa mantra yang saya anjurkan ialah "Maranatha". Saya menyarankan kata itu karena kata itu berasal dari bahasa Aramik, bahasa yang digunakan oleh Yesus, dan mungkin kata itu merupakan doa yang paling kuno dalam Gereja: St. Paulus mengakhiri suratnya pada jemaat di Korintus dengan kata itu, demikian pula Rasul Yohanes mengakhiri Kitab Wahyu dengan kata yang sama, kata itu juga dapat di temukan di ajaran para Rasul.
Tampilkan postingan dengan label Maranatha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maranatha. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Oktober 2017
Kata doa
Ada seorang ibu dari Irlandia datang ke salah satu kelompok meditasi beberapa bulan yang lalu. Dan saya mengatakan kepada kelompok bahwa mantra yang saya anjurkan ialah "Maranatha". Saya menyarankan kata itu karena kata itu berasal dari bahasa Aramik, bahasa yang digunakan oleh Yesus, dan mungkin kata itu merupakan doa yang paling kuno dalam Gereja: St. Paulus mengakhiri suratnya pada jemaat di Korintus dengan kata itu, demikian pula Rasul Yohanes mengakhiri Kitab Wahyu dengan kata yang sama, kata itu juga dapat di temukan di ajaran para Rasul.
Sabtu, 29 Juli 2017
Menjadi sederhana - (2)
Dalam beberapa hal, meditasi mirip seperti pengeboran minyak dan kita
harus terus menggali hati kita, dan dalam ajaran Kristiani, dengan memasuki
diri kita yang paling dalam berarti kita dapat menemukan harta karun yang
dimiliki oleh kita semua, yaitu Roh Allah, di kedalaman diri kita sendiri. Sangat
baik jika anda dapat bermeditasi menjelang pagi atau menjelang malam.
Rabu, 31 Juli 2013
Meditasi Sarana Menyadari Roh
Meditasi merupakan sarana untuk
semakin menyadari akan Roh yang berdoa di dalam diri kita dan tergantung pada
ketekunan kita untuk mengucapkan mantra. Bila kita tekun mengucapkan mantra
maka kita menjadi semakin sadar bahwa Roh yang berdoa di dalam diri kita.
Pengulangan yang setia akan kata-doa inilah yang menyatukan seluruh bagian
dalam diri kita. Mengapa demikian? Karena pengulangan kata-doa yang
terus-menerus membawa kita kepada keheningan, konsentrasi, kepada tingkat
kesadaran yang memampukan kita untuk membuka pikiran dan hati kita bagi karya
cinta Allah di kedalaman hati kita.
Label:
bermeditasi,
Mantra,
Maranatha,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
Roh
Rabu, 06 Februari 2013
Mengapa Seseorang Sebaiknya Bermeditasi?
Mengapa anda sebaiknya
bermeditasi? Mengapa seseorang sebaiknya bermeditasi? Tradisi menyampaikan
kepada kita bahwa setiap orang memerlukan meditasi bila kita ingin hidup secara
utuh, bila kita ingin roh kita berkembang secara penuh, dan apa yang kita
perlukan adalah "hati yang murni" - persepsi yang jelas untuk melihat
kenyataan sebagaimana adanya, untuk melihat diri kita sebagaimana adanya,
melihat Tuhan sebagai Tuhan yakni Cinta yang absolut. Untuk dapat melihat
semuanya ini kita memerlukan hati yang murni yang berarti bahwa kita dapat
melihat kemuka dengan jelas tanpa adanya refraksi dari penglihatan kita karena
dibelokkan oleh prisma ego kita.
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Rabu, 07 November 2012
Kesetiaan Bermeditasi
Hal terpenting untuk diketahui tentang meditasi adalah 'bagaimana' cara
bermeditasi. Saya rasa penting juga untuk mengetahui 'mengapa' kita
bermeditasi, tetapi sebelumnya anda harus mengetahui lebih dahulu apa yang
dilakukan waktu bermeditasi. Saya ingin mengingatkan anda sekali lagi sehingga
anda dapat menangkapnya dengan jelas. Pertama-tama pilihlah tempat tenang yang
anda dapat temukan. Sikap tubuh yang diperlukan selama meditasi ialah duduk
dengan punggung tegak. Anda dapat duduk di lantai atau di kursi, dan punggung
harus setegak mungkin. Tutuplah mata anda dengan lembut.
Label:
bermeditasi,
keheningan,
kesetiaan,
Maranatha
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Minggu, 27 Mei 2012
Roh Kudus akan mengingatkan kita
"Kalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku." (Yoh 14:15)
Bila kita menunjukkan kasih kita dengan menuruti perintah-perintah-Nya, maka Yesus akan mengganjar kita dengan dua hal, yaitu :
Pertama: Ia Akan mengutus Roh Kudus, penolong yang lain itu untuk menyertai kita selama-lamanya.
Kedua: Yesus, Sang Putra Allah, Sang Bapa, akan berdiam di dalam diri kita. Jadi Roh Kudus adalah daya pengingat, yang mengingatkan kita akan semua hal yang sudah Yesus katakan. Roh Kudus inilah yang kita perlukan untuk mengingatkan kita semua apa yang Yesus ajarkan dan perintahkan.
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)

