Tampilkan postingan dengan label terang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

Terang mengalahkan kegelapan

Seperti yang kita ketahui bahwa kita memulai meditasi dengan segala macam keragu-raguan. Kita bahkan tidak memahami mengapa kita bermeditasi. Saya pikir banyak dari kita memulainya sebagai meditator yang ogah-ogahan. Kita mendengar tentang meditasi dan kita memulainya tapi tidak dengan sepenuh hati. Tetapi perlahan-lahan seberkas cahaya mulai tampak. Dan kita menduga bahwa ada sesuatu terjadi. Kegelapan masih menyelimuti kita tetapi tampak ada titik terang.

Jumat, 16 Oktober 2015

Allah tinggal di hati kita

Kita perlu bermeditasi setiap hari. Meditasi bagi roh sama seperti makanan atau udara bagi tubuh. Diri kita harus menjadi damai, tenang dan mempunyai iman jika kita ingin hidup mengikuti cahaya Ilahi. Dalam Perjanjian Baru berulang kali dikatakan bahwa cahaya bersinar di dalam hati kita. Sehingga apa yang kita butuhkan ialah dengan rendah hati dan kasih terbuka terhadap cahaya itu.

Rabu, 15 April 2015

JALAN CINTA KASIH

Nasihat praktis dari Meditasi Kristiani adalah, dengan kesetiaan kita pada ziarah iman ini dan keterbukaan kita pada cinta yang bersemayam dalam diri kita, kita mulai memahami bahwa pekerjaan mulia dalam hidup ini adalah mengkomunikasikan cinta kasih ini, untuk membantu orang lain melihat cahaya ini. Jika kita sendiri memahami hal ini dan melihat semuanya dengan cahaya cinta kasih, kita belajar untuk hidup dengan penuh cinta kasih. Jalan meditasi merupakan jalan cinta kasih, kesederhanaan dan sukacita.

Rabu, 08 Mei 2013

Terang ada di dalam hati kita



Pada awal meditasi, untuk menjadi tekun, perlu pemahaman pokok untuk menangkap arti kesederhanaan meditasi. Kesederhanaan itu adalah sebagai berikut: setiap pagi dan malam anda memberikan kesempatan diri anda menjadi diri yang seutuhnya. Anda menjadi sederhana karena anda tidak mempertanyakan diri anda seperti 'apa yang sekarang sedang terjadi?' Anda tidak menganalisa diri anda, tidak juga mengevaluasi diri anda. Anda juga tidak bertanya 'apakah saya menikmati meditasi ini?' atau 'apakah saya memperoleh sesuatu dari meditasi?' Selama waktu ini, biarkan ego yang selalu merefleksikan diri sama sekali tidak mengganggu kita.