Tampilkan postingan dengan label Pekan Suci 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekan Suci 2013. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Rabu Pekan Suci 2013

Holly Week Reflections
Oleh : Laurence Freeman, OSB

‘Yudas, yang akan mengkhianatinya; menjawab katanya, ‘Bukan aku, ya Rabi?’ ‘Engkau telah mengatakannya’ jawab Yesus.’

Ada beberapa unsur yang membuka pikiran di seputar tema pengkhianatan dalam kisah Sengsara. Yesus adalah yang dikhianati, yang paling jelas oleh salah seorang murid-Nya. Tetapi Yesus juga adalah orang yang telah mengetahui dan mengungkapkannya dengan jelas. Yudas berpura-pura tidak bersalah dan berkata ‘Bukan aku’ dan Yesus berkata – bukan untuk pertama kalinya – ‘engkau yang mengatakannya, bukan Aku’. Begitu juga dengan Pilatus dan penguasa-penguasa relijius lainnya yang banyak bertanya kepada-Nya, Dia menghindar untuk terjebak dalam tipu muslihat mereka dan membiarkan kata-kata mereka sendiri yang menjadi jawabannya.

Selasa, 26 Maret 2013

Selasa Pekan Suci 2013

Holly Week Reflections
Oleh : Laurence Freeman, OSB

Ada banyak orang yang duduk dan bicara. Lebih sedikit yang berjalan dan berbicara. Bahkan lebih sedikit lagi orang yang dapat membuat berjalan menjadi ungkapan penuh dan terbaik dari berbicara. Dengan tindakan mereka mengungkapkan segala yang dimaksudkan oleh kata-kata mereka. Dalam hal ini mereka memperoleh kefasihan murni keheningan.

Senin, 25 Maret 2013

Senin Pekan Suci 2013

Holly Week Reflections
Oleh : Laurence Freeman OSB.

Retret Pekan Suci kita dimulai di Bere Island kemarin. Orang-orang yang ada di sini datang dari berbagai belahan dunia dan juga orang lokal pulau ini dan Peninsula Beara yang keindahan alamnya luar biasa, lembut dan terjal.

Banyak orang di seluruh dunia juga akan berpartisipasi lewat internet. Sampai tingkat yang luar biasa sekarang ini, ruang telah ditaklukkan oleh teknologi. Tentu saja ada perbedaan besar antara kehadiran maya dan kehadiran fisik, namun kehadiran bukan salah satunya. Yang terpenting adalah perhatian. Seseorang yang hadir secara fisik bisa jadi tidak hadir karena mereka tertidur selama ceramah dan pendengar dari belahan dunia yang lain bisa jadi hadir sepenuhnya karena mereka mendengarkan dengan penuh perhatian.