Bagi kita yang sudah berkomitmen untuk menyusuri jalan meditasi, kita harus ingat bahwa meditasi bukanlah sesuatu yang luar biasa. Bermeditasi setiap pagi dan malam adalah sesuatu yang biasa, dalam kesederhanaan roh kita, duduk bermeditasi tanpa tuntutan, atau tanpa mengharapkan sesuatu yang luar biasa akan terjadi. Kita duduk bermeditasi karena kita tahu bahwa itulah yang diperlukan oleh roh kita. Sesuatu yang biasa, meditasi memampukan roh kita untuk terbuka dan keluar dari diri kita menuju Allah.
Tampilkan postingan dengan label komitmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komitmen. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 Juli 2014
Selasa, 06 Agustus 2013
Komitmen Bermeditasi
Kita harus selalu berhati-hati
bahwa pikiran kita tentang tujuan jangan sampai mengecohkan kita dari pemahaman
akan sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Sarana itu sederhana, yaitu
bermeditasi setiap pagi dan malam dan selama bermeditasi kita mengucapkan
kata-doa dari awal sampai akhir. Jadi kita beralih dari segala lamunan, baik
lamunan suci maupun berbicara dengan diri sendiri. Kita secara perlahan-lahan
menyerahkan diri pada kemiskinan. Kemiskinan dari 'satu kata' yang membutuhkan
komitmen iman kita. Tidak ada cara yang setengah-setengah. Anda tidak dapat
bermeditasi semaunya saja. Anda mengucapkan kata-doa atau tidak mengucapkannya.
Label:
bermeditasi,
hening,
kemiskinan,
komitmen,
Mantra,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
rendah hati,
satu kata
Rabu, 02 Januari 2013
Komitmen Bermeditasi
Tidak ada
komitmen yang setengah-tengah. Anda tidak dapat memutuskan untuk bermeditasi
setengah-setengah saja. Pilihan yang tersedia ialah bermeditasi dan membuat
hidup anda berakar pada kenyataan. Begitu pula yang saya ketahui apa yang
dikatakan dalam Injil. Sama halnya juga dengan doa. Komitmen untuk memilih
kehidupan, komitmen untuk memilih kehidupan abadi. Seperti yang dikatakan oleh
Yesus, Kerajaan Allah ada disini dan saat kini, sehingga apa yang kita harus
lakukan ialah terbuka dan mempunyai komitmen.
Kamis, 06 Desember 2012
Tuhan Tinggal di Hati Kita
Pohon
dapat tumbuh dengan baik bila ia mempunyai akar yang kuat. Hal yang sama juga
berlaku bagi kita. Sebagai umat Kristiani, kehidupan rohani kita dapat
berkembang dengan baik bila kita benar-benar berakar pada Kristus. Saya pikir
dalam arti sebenarnya meditasi berarti kembali pada diri kita yang
sesungguhnya. Para Bapa Padang Gurun menyebutnya sebagai 'hati yang murni'.
Panggilan Yesus kepada setiap orang dari kita terhalang oleh egoisme kita,
gambaran-gambaran kita dan keinginan-keinginan kita.
Rabu, 21 November 2012
Meditasi sebuah komitmen
Mungkin sangat sulit untuk mengetahui apa yang
membuat seseorang ingin bermeditasi. Ini merupakan teka-teki bagi saya selama
bertahun-tahun. Kelihatannya ada banyak alasan mengapa orang mulai bermeditasi.
Tetapi saya rasa hanya ada satu alasan yang membuat orang terus bermeditasi.
Saya pikir kita dapat menyebutnya sebagai komitmen yang tumbuh terhadap
kenyataan.
Langganan:
Postingan (Atom)




