Sabtu, 23 Februari 2013

Jumat Minggu I Prapaskah 2013


Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman, OSB.


Seperti kita ketahui kisah Marta dan Maria dalam Injil Lukas, stres bukanlah kejadian yang baru. Stres ini sudah melekat dalam jiwa manusia yang kadang-kadang kita merasa tidak dapat mengatasinya. Hidup rasanya menyesakkan, kita rasanya terasing dan putus asa.


Stres tentu saja ada hubungannya. Stress pada seseorang bisa menjadi kesenangan bagi orang lain. Mungkin karena desakan adrenalin atau kebutuhan alami untuk melampaui keterbatasan kita, seorang olah ragawan atau pengusaha wanita menikmati diri mereka berada dalam keadaan yang penuh stres. Sedangkan yang lainnya lebih memilih hidup tanpa gejolak dan menerima dengan nyaman sesuai dengan kemampuan dirinya.

Kamis, 21 Februari 2013

Rabu Minggu I Prapaskah


Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman,


Anak-anak butuh adanya kebiasaan. Kita semua selalu memperbaharuinya seturut keadaan yang berubah Kebiasaan adalah sumber rasa aman dan rasa percaya diri dalam hidup. Tetapi kita semua ingin menghindar dan bebas dari itu - suatu yang kita pikir dapat kita kendalikan dan kita sebut sebagai liburan. 


Kita akan bagaimana jadinya tanpa kebiasaan? Pada tingkat kejiwaan, kebiasaan memberi ketenangan batin (meskipun seringkali kita merasa terjebak). Secara kejiwaan kita mengulang kebiasaan dan pola pikiran yang membosankan itu. Kita sebenarnya jarang memikirkan karena kita hanya mengulang kebiasaan lama menanggapi perasaan yang menyamar sebagai pemikiran. 

Rabu, 20 Februari 2013

Selasa Minggu I Prapaskah

Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman.


Beberapa waktu yang lalu ketika saya di India, salah seorang pemandu kami menyatakan bahwa ia dan keluarganya adalah ahli nujum dengan ini menambahkan pengetahuannya pada tempat yang sedang kami kunjungi. Tak lama kemudian orang-orang diam-diam mendekati dan meminta dia untuk membaca telapak tangan mereka. Seperti biasa tanggapannya adalah – ‘luar biasa, bagaimana dia bisa tahu ya…’ dsb.

Selasa Minggu I Prapaskah

Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman 


Kebiasaan sangat menentukan siapa diri kita. Namun kita salah menganggap bahwa ‘hidup’ kita itu alamiah dan terima saja apa adanya. Tentu saja bukan demikian dan kita sebaiknya tidak demikian. Hidup kita dapat berbalik dari atas kebawah dan dari dalam keluar hanya dalam sekejap mata. Semua susunan saraf kita menyusut dan pecah dan kita harus mulai dari awal lagi. Kita ‘membangun kembali hidup kita’ sebagai kebiasaan yang benar-benar dipasang kembali di otak dan tubuh kita yang terluka. 




Selasa, 19 Februari 2013

Senin Minggu I Prapaskah


Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman.


Kitab Keluaran secara tradisional,adalah kitab pendamping Prapaskah. Kitab ini menceritakan kisah - atau tepatnya mitos dasar - tentang pelarian bangsa Israel dari tindasan di Mesir. Catatan sejarah tidak mendukung secara harfiah kisah ini namun hal ini merupakan salah satu cerita lanjut tentang arti,kemanusiaan. Suatu kebenaran yang lain lagi.

Senin, 18 Februari 2013

Minggu Pertama Pra Paskah 2013


Daily Lent Reflections - Fr. Laurence Freeman


Yesus yang penuh dengan Roh Kudus, meninggalkan sungai Yordan dan dituntun oleh Roh Kudus ke padang gurun, disitu dicobai oleh iblis selama empat puluh hari. Selama waktu itu Dia tidak makan apa-apa dan akhirnya Dia lapar. 


Orang Kristiani selama empat puluh hari masa Prapaskah mencerminkan Yesus saat berada di padang gurun, yaitu setelah Dia dibaptis dan sebelum memasyarakatkan ajaran-Nya yang berbahaya. Tiga macam godaan yang datang pada akhir masa puasa-Nya yaitu ego – kesombongan, hawa nafsu dan kekuasaan– pada saat Dia lapar.