Seperti yang kita ketahui bahwa kita memulai
meditasi dengan segala macam keragu-raguan. Kita bahkan tidak memahami mengapa
kita bermeditasi. Saya pikir banyak dari kita memulainya sebagai meditator yang
ogah-ogahan. Kita mendengar tentang meditasi dan kita memulainya tapi tidak
dengan sepenuh hati. Tetapi perlahan-lahan seberkas cahaya mulai tampak. Dan
kita menduga bahwa ada sesuatu terjadi. Kegelapan masih menyelimuti kita tetapi
tampak ada titik terang.
Rabu, 04 November 2015
Rabu, 28 Oktober 2015
Sabda yang hidup dalam diri kita
Meditasi adalah proses yang sederhana dan alami. Meditasi adalah
proses yang memunculkan diri kita yang sebenarnya, yang siap dengan hati
terbuka menerima roh Yesus yang tinggal dalam hati kita. Pewahyuan ini muncul
ketika kita menyangkal diri, mengesampingkan segala perwujudan dari kesadaran
kita seperti pikiran-pikiran, kata-kata, gambaran-gambaran kita dan dengan
demikian kita bergerak masuk ke tingkat kesadaran itu sendiri.
Jumat, 16 Oktober 2015
Allah tinggal di hati kita
Kita perlu bermeditasi setiap
hari. Meditasi bagi roh sama seperti makanan atau udara bagi tubuh. Diri kita
harus menjadi damai, tenang dan mempunyai iman jika kita ingin hidup mengikuti
cahaya Ilahi. Dalam Perjanjian Baru berulang kali dikatakan bahwa cahaya
bersinar di dalam hati kita. Sehingga apa yang kita butuhkan ialah dengan rendah
hati dan kasih terbuka terhadap cahaya itu.
Sabtu, 03 Oktober 2015
Tubuhmu adalah Bait Roh Kudus
Kita
cenderung berpikir bahwa waktu bermeditasi kita tidak berbuat apa-apa. Saya
pikir banyak orang juga berpikir bahwa meditasi merupakan persiapan untuk suatu
karya atau penyegar bagi kita setelah kita bekarya. Tetapi semakin lama anda
bermeditasi, semakin anda menyadari bahwa meditasi bukanlah suatu jalan dimana
kita tidak berbuat apa-apa.
Meditasi
bukanlah sesuatu diluar karya kita, melainkan meditasi berada pada pusat karya
kita. Saya pikir meditasi dapat kita sebut sebagai 'karya kita yang
sesungguhnya'. Meditasi merupakan bentuk yang paling tinggi dari karya manusia.
Meditasi merupakan karya yang sesungguhnya karena meditasi membawa kita pada
'diri kita yang sesungguhnya'.
Minggu, 13 September 2015
Mendengarkan kata-doa
Kebanyakan
dari kita mengucapkan kata-doa/mantra di kepala, sewaktu kita mengucapkan:
Ma-ra-na-tha. Pengalaman saya mengajar orang-orang selama bertahun-tahun, saya
menemukan bahwa kebanyakan orang harus mengucapkan mantra seperti itu untuk
beberapa waktu. Tetapi kemudian, mengikuti nasihat Yohanes Kasianus untuk tetap
mengucapkan mantra - sewaktu anda pergi ketempat tidur pada malam hari, sewaktu
anda bangun tidur dipagi hari, sewaktu anda khusuk berdoa, selalu siap untuk
bermeditasi - mantra mulai berakar.
Jumat, 04 September 2015
Panggilan untuk bertumbuh
Ketika kita
duduk untuk bermeditasi setiap pagi dan malam, kita menanggapi tugas yang
diberikan kepada setiap dari kita agar wawasan dan roh kita dapat terbuka, agar
kesadaran kita dapat berkembang tanpa ada batasnya di dalam Kristus. St. Paulus
sering berbicara tentang umat Kristen yang berkembang menjadi dewasa. Panggilan
doa, panggilan bermeditasi adalah tepatnya panggilan untuk bertumbuh, untuk
meninggalkan egoisme kita dan menjadi diri kita yang sebenarnya dengan
menemukan diri kita yang bersatu dengan Allah.
Langganan:
Postingan (Atom)





