Meditasi merupakan suatu cara
untuk memurnikan diri kita. Setiap kali kita mengucapkan mantra, kita
memurnikan, kita menjernihkan roh kita. Perjalanan meditasi selama hidup kita
adalah untuk mengembalikan roh kita agar menjadi jernih kembali sehingga tembus
cahaya. Roh kita seperti sebuah cermin dan apa yang kita lihat di cermin adalah
pantulan dari diri kita sendiri. Tetapi dasar kaca dari cermin harus di
dihilangkan dan dibersihkan. Itu karena bagian belakang kaca seluruhnya
diliputi oleh lapisan yang tidak diperlukan, yang tidak penting bagi kehidupan
kita, dilapisi oleh segala gambaran-gambaran yang kita kumpulkan.
Rabu, 14 Agustus 2013
Selasa, 06 Agustus 2013
Komitmen Bermeditasi
Kita harus selalu berhati-hati
bahwa pikiran kita tentang tujuan jangan sampai mengecohkan kita dari pemahaman
akan sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Sarana itu sederhana, yaitu
bermeditasi setiap pagi dan malam dan selama bermeditasi kita mengucapkan
kata-doa dari awal sampai akhir. Jadi kita beralih dari segala lamunan, baik
lamunan suci maupun berbicara dengan diri sendiri. Kita secara perlahan-lahan
menyerahkan diri pada kemiskinan. Kemiskinan dari 'satu kata' yang membutuhkan
komitmen iman kita. Tidak ada cara yang setengah-setengah. Anda tidak dapat
bermeditasi semaunya saja. Anda mengucapkan kata-doa atau tidak mengucapkannya.
Label:
bermeditasi,
hening,
kemiskinan,
komitmen,
Mantra,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
rendah hati,
satu kata
Rabu, 31 Juli 2013
Meditasi Sarana Menyadari Roh
Meditasi merupakan sarana untuk
semakin menyadari akan Roh yang berdoa di dalam diri kita dan tergantung pada
ketekunan kita untuk mengucapkan mantra. Bila kita tekun mengucapkan mantra
maka kita menjadi semakin sadar bahwa Roh yang berdoa di dalam diri kita.
Pengulangan yang setia akan kata-doa inilah yang menyatukan seluruh bagian
dalam diri kita. Mengapa demikian? Karena pengulangan kata-doa yang
terus-menerus membawa kita kepada keheningan, konsentrasi, kepada tingkat
kesadaran yang memampukan kita untuk membuka pikiran dan hati kita bagi karya
cinta Allah di kedalaman hati kita.
Label:
bermeditasi,
Mantra,
Maranatha,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
Roh
Rabu, 24 Juli 2013
Meditasi begitu sederhana
Untuk belajar meditasi hal utama
yang anda harus mengerti – dan ini tantangan utama bagi kita semua – hal utama
ialah untuk memahami bertapa sederhananya meditasi. Kita hidup di masyarakat
yang sangat kompleks. Semua dari kita harus berurusan dengan macam-macam
tantangan hidup kita, semuanya cukup rumit. Sangat sulit bagi kita untuk pecaya
bahwa sesuatu yang begitu sederhana, begitu tidak bertele-tele, yang sangat
jelas. Sangat sulit bagi kita untuk mempercayai bahwa ajaran itu dapat menjadi
begitu penting dan efektif.
Label:
bermeditasi,
doa sederhana,
meditasi,
Meditasi Kristiani,
sederhana,
tradisi
Rabu, 17 Juli 2013
Tradisi Doa
Tidak ada sesuatu yang lebih penting di dalam sejarah selain
mendengarkan tradisi yang menyatakan bahwa doa dapat menembus masuk ke saat
kini, sebagi sebuah perjalanan untuk masuk lebih dalam ke dalam persatuan cinta
ilahi dan menyangkal diri untuk masuk ke dalam persatuan itu. Tetapi, hal itu
membawa akibat bahwa manusia menjadi bebas, bahkan tradisi tidak dapat mengajar
pentingnya hal ini jika kita tidak mempunyai terang dari pengalaman kita
sendiri untuk membacanya.
Rabu, 10 Juli 2013
Kekuatan Meditasi
Sekarang
saya ingin menyampaikan kepada anda, bagi mereka yang sudah bermeditasi
beberapa minggu, ketika anda mulai bermeditasi, anda mulai menjadi rileks.
Bapa-bapa padang gurun sering menyebutnya sebagai 'beristirahat dalam Tuhan.'
Dalam kedamaian yang mendalam ini, dimana hanya ada Yesus dan anda, anda mulai
melepaskan mekanisme penekanan ke alam bawah sadar. Kebanyakan dari kita
menghabiskan banyak tenaga untuk menekan perasaan bersalah, perasaan takut dan
lainnya ke dalam alam bawah sadar.
Langganan:
Postingan (Atom)





