Senin, 12 Maret 2012

Minggu Ketiga Prapaskah

Laurence Freeman, OSB.


"Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.  Maka Yesus membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." (Yoh 2:14-16)

Yesus jelas bukan seorang politikus dan Dia tidak berbasa basi. Dia bertindak seturut dengan perasaannya yang tertinggi dan membayar harga mengucilkan mereka yang memegang kekuasaan.

Minggu, 11 Maret 2012

Sabtu Prapaskah Minggu II

 Laurence Freeman OSB

Apa persamaan dari domba yang hilang, uang yang hilang dan anak yang hilang? Tentu saja semuanya hilang; tetapi dalam perumpamaan Yesus, mereka semua ditemukan. Penemuan mereka kembali menimbulkan perayaan sukacita. Orang yang hilang dan ditemukan ingin dan perlu berbagi kelegaan dan kebahagiaan dan memanggil teman-teman serta tetangga mereka.

Kebahagiaan, demikian juga ketakutan, amarah dan kesedihan, adalah menular, dan meskipun penyebabnya berbeda-beda, menuntut untuk dibagikan.

Sabtu, 10 Maret 2012

Jumat Prapaskah Minggu II

 Laurence Freeman OSB
Laut menawarkan dua kegembiraan pada penggemarnya: kegembiraan meninggalkan daratan, meluncur menuju cakrawala yang terus surut, menaiki gelombang di atas kedalaman yang misterius dan berbahaya. Dan kegembiraan pulang ke rumah, memasuki pelabuhan yang aman, menapaki tanah yang sudah akrab dan kembali pada rasa aman bermasyarakat setelah menyendiri di laut.

Jumat, 09 Maret 2012

Kamis Prapaskah Minggu II


Laurence Freeman OSB.

Sebagian besar hidup kita, dari detak jantung ke siklus tidur dan bangun kita adalah pengulangan. Mungkin itulah alasannya manusia menjadi kreatif dan resah, mencoba melarikan diri dari ritme alami yang sepertinya mengekang kita. Tetapi, tidak seperti katak atau jamur, kita sadar akan pengulangan kodrat hidup dan dapat memberinya nama. Kesadaran itu sendiri merupakan pelarian kita melampaui siklus karma menuju keberadaan jenis lain yang bercirikan kebebasan tak terbatas.

Kamis, 08 Maret 2012

Rabu Prapaskah Minggu II

 Laurence Freeman OSB
 "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur." (Lukas 16:19-23)

Tak heran Yesus suka mengajar dengan perumpamaan karena perumpamaan-perumpamaan tersebut seperti sebuah kunci rahasia yang mengijinkan anda masuk ke ruangan mana saja. Kita membacanya dan berusaha memahaminya sampai pada tingkat kita mengijinkan perumpamaan itu membaca diri kita dan memahami pengalaman kita sendiri.
Tentu saja hal ini berbeda-beda antara satu pribadi dengan pribadi yang lain. Tidak banyak dari kita yang suka dibaca, sekalipun oleh perumpamaan.

Rabu, 07 Maret 2012

Selasa Prapaskah Minggu II


Laurence Freeman, OSB


Barangsiapa terbesar di  antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapmeninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

Sungguh sebuah ideal yang tak masuk akal dan tak bisa diterapkan. Bagaimana mungkin sistem pemerintahan atau organisasi dapat benar-benar beroperasi berdasarkan prinsip ini?
Setiap orang yang diberi kepercayaan dengan kuasa dan otoritas akan menyatakan bahwa mereka melayani. Kita semua berpura-pura lebih rendah hati dari diri kita yang sebenarnya. Tetapi dalam semua relasi, ada proyeksi-proyeksi/perkiraan-perkiraan, bermain peran dan permainan-permainan yang dimainkan bersama atau saling melawan. Dalam kebanyakan permainan, orang ingin menang.