Tampilkan postingan dengan label kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2015

SENIN MINGGU KELIMA PRAPASKAH

WCCM Lent Reflections 2015
Monday 5th Week Lent
Yoh 8:1-11:
“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Kebijaksanaan Salomo begitu jelas dan tak terbantahkan ketika seseorang telah memiliki kejelasan dan keberanian untuk mengungkapkannya.
Kejelasan tumbuh dengan semangat penerimaan dan pemurnian pikiran. Kita tidak dapat membuat konsep kejelasan ini lebih dari yang dapat kita lihat pada layar yang tembus sempurna. Kita melihat melalui layar tersebut. ‘Visi Allah’ adalah sederhana melihat bukan memandangi. Dengan visi yang adalah buah dari hati yang murni, kita dapat melihat dengan jelas melalui semua ilusi dan penipuan diri, semua permainan yang dilakukan oleh ego.

Rabu, 20 Maret 2013

Belajar Kebijaksanaan dari Yesus


Lent Daily Reflections - Laurenca Freeman, OSB
RABU MINGGU V PRAPASKAH 2013.

Kecanggihan adalah suatu sifat yang berbahaya dan seringkali menipu. Yang tampaknya canggih - sopan, cerdik, cerdas, duniawi - sebenarnya bisa jadi sangat bodoh dan naif.

Kata itu menunjukkan kebijaksanaan (sofia). Tetapi jika diterapkan pada lulusan sekolah filsafat, kata tersebut dihubungkan dengan mencari uang dari mengajarkan kebijaksanaan dan dengan merumitkan serta memalsukan kemurnian kebenaran. Banyak lembaga pendidikan tinggi kita sekarang ini juga sangat canggih dan rumit organisasinya. Mereka mempunyai anggaran besar dan dijalankan dengan tujuan perolehan uang tetapi mereka tidak lagi membangkitkan dan memelihara cinta akan kebenaran dan semangat belajar siswanya.