Dalam biara yang baru saja saya kunjungi ada sebuah program satu
bulan pemulihan dari kecanduan obat yang berhasil. Saya terkesan dengan sumpah
yang mereka ucapkan pada awal masa perawatan mereka. Secara harafiah sumpah
tersebut adalah sumpah untuk ‘kebenaran’.
Sumpah tersebut melibatkan
suatu komitmen untuk mengikuti seluruh program dan tidak menyerah. Atau –
menurut kodrat manusia – untuk memulai lagi jika mereka memang menyerah. Sumpah
ini dapat diambil atas nama iman mereka sendiri atau atas nama alam semesta.
Dalam rumusan apa pun, sumpah ini adalah sebuah tindakan mempercayai diri
mereka sendiri, mempercayai kedalaman dan dimensi transenden mereka, dan juga
kemampuan mereka untuk menjadi utuh.
